Dua Pelajar Tewas
Dua remaja tewas dan satu luka berat akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di lintasan jalan Exxon Matangkuli – Simpang Cubrek
LHOKSEUMAWE – Dua remaja tewas dan satu luka berat akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di lintasan jalan Exxon Matangkuli – Simpang Cubrek, persisnya, Desa Rangka Jaya, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, Kamis (9/8) sekitar pukul 05.30 WIB. Keduanya Panji (17), remaja asal Desa Trieng Kecamatan Tanah Luas, kemudian Ikbal Maulana (13) pelajar asal Desa Sumbok Rayeuk, Kecamatan Nibong, Aceh Utara. Sedangkan Isnandar (17), remaja Sumbok Rayek Kecamatah Nibong mengalami luka berat.
Informasi yang diperoleh Prohaba kejadian berawal ketika Panji melaju sepeda motor (sepmor) jenis Supra X 125 dari arah Matangkuli ke Simpang Cubrek dalam relatif kecepatan tinggi. Sesampai di kawasan Simpang Rangkaya dari arah berlawanan melaju sepmor juga jenis Supra X 125 yang dikenderai Ikbal Maulana berboncengan dengan Isnandar juga dalam relatif kecepatan tinggi.
Ketika itu sepmor yang dikenderai Ikbal mengambil jalur kanan karena mendahului beberapa kendaraan yang berada di kiri jalan, sehingga langsung menubruk sepmor yang dikemudikan Panji. Akibat kejadian tersebut keduanya terbentur ke aspal sehingga mengalami luka berat.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung melarikan korban ke puskesmas setempat untuk mendapat pertolongan medis. Namun, Panji dan Ikbal langsug tewas di lokasi. Sedangkan Isnandar mengalami luka berat. Kemudian jenazah korban langsung dibawa pulang ke masing masing rumah duka.
Sementara itu Kapolres Aceh Utara AKBP Farid BE melalui Kasat Lantas Ipda Mega Tetuko kepada Prohaba membenarkan kejadian laka lantas di Tanah Luas menewaskan dua remaja dan sattu luka berat. “Kasus ini masih dalam penyelidikan polisi dan barang bukti telah diamankan ke Polantas Lhoksukon,” katanya.
Hantam Truk Aspal
Sementara itu di Bireuen, Muammar (29), warga Gampong Raya Tambo, Peusangan, Bireuen, dilarikan ke rumah sakit Bireuen Medicel Center (BMC), akibat sepmor JupiterMX yang dikendarainya menabrak truk aspal. Kecelakaan lalulintas itu terjadi di jalan nasional Medan-Banda Aceh, kawasan Desa Cot Buket, Peusangan, Kamis (9/8) jelang berbuka puasa.
Keterangan yang dihimpun Prohaba, Muammar saat itu melaju dari arah Bireuen ke Lhokseumawe. Di depannya terdapat mobil penumpang umum L-300 yang melaju dari arah yang sama. Saat tiba di kawasan Cot Buket, diduga korban hendak menyalip L-300 itu, tanpa diduga dari arah berlawanan muncul truk pengangkut aspal yang disopiri Murtala (38), warga Matang Sagoe, Peusangan, sehingga tabrakanpun tidak dapat dihindarkan. Ia terpelanting ke badan jalan bersama sepmornya. Korban dilarikan ke Rumah Sakit BMC dengan mobil bak terbuka milik pelintas. Dan, beberapa saat kemudian tiba anggota Satuan lalulintas (Satlantas) Polres Bireuen, mereka mengatur lalulintas di jalan padat kendaraan itu serta mengamankan kedua kendaraan yang saling bertabrakan tersebut.
Keterangan medis di rumah sakit swasta tersebut, korban mengalami patah jari manis tangan kanan dan luka-luka di beberapa bagian tubuh lannya. Sehingga korban terpaksa ditangani oleh dokter bedah untuk penanganan lebih lanjut. Kasus kecelakaan itu telah ditangan anggota satlantas Polres setempat.(c37/c46/c38)