Pangdam Akan Tertibkan Semua Pos TNI
Sabtu, 11 Agustus 2012 11:13 WIB

SERAMBI/DEDI ISKANDAR
Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Zahari Siregar memperlihatkan senjata api ilegal rakitan yang diserahkan warga sipil kepada Danyonif 116 Garda Samudera, Letkol Inf Muhammad Suharto Amir di Desa Alue Peunyareng, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Jumat (10/8).
Berita Terkait
- Di Nagan Raya, Massa Amuk Mobil Anggota TNI
- Kodim Aceh Jaya Panen Jangung Hibrida
- Korban Tenggelam di Lhoknga Ditemukan
- TNI Sumbang Darah 75 Kantong ke PMI
- Pencarian Anggota TNI Tenggelam Dibantu Brimob
- Krisis Dana, Pospeda Santri 2013 Terancam Gagal
- Diduga Mencuri, Oknum TNI Dihajar Massa
- Warga Keroyok Prajurit TNI
- Dikeroyok, Prajurit TNI Masuk Rumah Sakit
- Cekcok Polisi-TNI, Warga Sipil Korban
MEULABOH - Panglima Kodam (Pangdam) Iskandar Muda, Mayor Jenderal TNI Zahari Siregar menegaskan, seluruh pos Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang selama ini berada di luar markas termasuk di kawasan perusahaan perkebunan, segera ditertibkan untuk ditarik kembali ke satuan masing-masing.
“Seluruh pos TNI yang ada di luar kesatuan ini segera kita tarik dan ditertibkan, dan sudah disampaikan kepada seluruh prajurit di luar,” kata Pangdam Zahari Siregar menjawab wartawan usai melakukan silaturahmi dan buka puasa bersama di pendapa Bupati Aceh Barat di Meulaboh, Kamis (9/8) malam.
Menurutnya, terhadap adanya Pos TNI yang masih berada di kawasan perusahaan perkebunan seperti yang ada di Kabupaten Nagan Raya, akan dipelajari terlebih dahulu untuk ditentukan sikap dan langkah selanjutnya. Bahkan Pangdam juga berterima kasih kepada awak media yang telah menyampaikan informasi itu kepada dirinya, sehingga hal tersebut bisa menjadi pertimbangan untuk dikaji ulang.
Pangdam Zahari Siregar juga menegaskan, seluruh prajurit yang selama ini berada di luar kesatuan itu harus ditarik ke satuan masing-masing untuk kembali berlatih dan terus berlatih. Sehingga tidak menimbulkan pemikiran yang macam-macam.(edi)
Terima Senpi Rakitan
Sementara itu pada Jumat (10/8) kemarin, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Zahari Siregar menerima senjata rakitan dan granat yang berasal dari masyarakat yang didapatkan oleh Prajurit Yonif 116/GS, hasil pembinaan teritorial yang diserahkan langsung oleh Danyonif 116/GS Letkol Inf Suharto Amir.
Jenis senjata yang diserahkan itu diantaranya, senjata laras panjang rakitan 1 pucuk, pistol rakitan 6 pucuk, tabung pelontar 4 buah, serta granat Korea 10 buah.
Dalam kunjungan kerja kejajaran Korem 012/Teuku Umar, Pangdam Iskandar Muda Zahari Siregar mengenang masa tugasnya saat berdinas sebagai Danrem 012 Teuku Umar beberapa tahun lalu, dengan mengunjungi bekas kantor Korem yang hancur diterjang tsunami di kawasan Ujung Karang, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh dan melakukan ziarah ke kuburan massal korban tsunami.
Dalam kunjungan itu, Pangdam Iskandar Muda turut didampingi Danrem 012/TU Kolonel Inf Purnawan Widi Andaru dan rombongan Asisten Kodam. Pada Kamis malam, Pangdam Zahari Siregar juga melakukan silaturahmi dengan Muspida Aceh Barat, serta bupati terpilih HT Alaidinsyah dan wakilnya Rachmat Fitri HD, beserta para unsur SKPK dan intansi pemerintah lainnya.(edi)
Editor : hasyim
