Pilkada Abdya

Bupati jangan Andalkan 'Pade Bijeh'

Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah, Senin (13/8) siang, melantik dan mengambil sumpah Ir Jufri Hasanuddin MM dan Yusrizal Razali

Bupati jangan Andalkan 'Pade Bijeh'
Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah memasang tanda pangkat kepada Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Ir Jufri Hasanuddin MM dan Wakil Bupati Yusrizal Razali yang dilantik di halaman kantor bupati setempat, Senin (13/8). FOTO/HUMAS PEMERINTAH ACEH
BLANGPIDIE - Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah, Senin (13/8) siang, melantik dan mengambil sumpah Ir Jufri Hasanuddin MM dan Yusrizal Razali sebagai Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) periode 2012-2012. Dalam membangun Abdya ke depan, Gubernur meminta kedua pejabat yang baru dilantik itu tidak hanya mengandalkan pade bijeh (modal awal) sebagai biaya pembangunan, melainkan harus kreatif menggali sumber pendapatan lainnya.

Pelantikan yang berlangsung dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRK Abdya itu digelar di halaman kantor bupati setempat, dipimpin Ketua DPRK Abdya, M Nasir.

Pelantikan pucuk pimpinan negeri “breuh sigupai” itu menyedot perhatian besar masyarakat. Panitia mengedarkan 5.000 surat undangan. Namun, tidak sedikit masyarakat yang datang dari berbagai pelosok di wilayah itu. Banyak pengunjung yang meluber ke luar taratak, meski sudah 100 unit yang dipasang.

Dalam sambutannya, Gubernur Zaini Abdullah menyampaikan tujuh pesan kepada Jufri Hasanuddin dan Yusrizal Razali yang baru dilantik memimpin kabupaten yang sebelumnya dipimpin Akmal Ibrahim SH itu. “Membangun Abdya ke depan, saya minta Saudara tidak hanya mengandalkan pade bijeh sebagai biaya pembangunan,” kata Gubernur Zaini dalam satu salah pesannya.

Bupati dan Wakil Bupati Abdya diminta Gubernur agar kreatif mencari sumber-sumber pendapatan daerah yang sah dengan mengoptimalkan potensi yang dimiliki.

Abdya, ulas Gubernur Zaini, memiliki sumber daya alam cukup kaya, baik di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, pertambangan, serta perdagangan dan jasa, di samping subur daerahnya. Potensi tersebut kian berharga, karena ditunjang posisinya yang strategis, mengingat Abdya berada di jalur dagang kawasan pantai barat Aceh.

Gubernur Zaini juga mengatakan, Aceh baru yang dicita-citakan tidak akan dapat dibangun dengan modal permusuhan dan dendam kesumat.

“Saya ingin tegaskan kepada Saudara bahwa rekonsiliasi merupakan keniscayaan di Aceh. Setelah Saudara dilantik hari ini, maka Saudara berdua adalah bupati dan wakil bupati bagi seluruh masyarakat Abdya, bukan lagi milik partai pengusung,” ujar Zaini.

Oleh karenanya, Bupati/Wakil Bupati Abdya yang baru dilantik diminta Gubernur Zaini merangkul semua kekuatan yang ada. Perbedaan yang terjadi selama pilkada harus disatukan kembali sebagai energi bersama dalam membangun Abdya ke arah yang lebih baik.

Gubernur juga menekankan bahwa dalam menjalankan program pembangunan di Abdya, bupati dan wakil bupati hendaknya kompak dan seiring sejalan. “Andai yang satu menjadi bunga, hendaklah yang satu lagi menjadi tangkainya,” kata Zaini bertamsil..

Di akhir sambutannya, Gubernur Zaini menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kepemimpinan H Azhari Hasan SE MSi selaku mantan Pj Bupati Abdya. Hal yang sama juga disampaikan kepada Akmal Ibrahim dan Ir Syamsurizal MSi selaku Bupati dan Wakil Bupati Abdya periode 2007-2012. “Meski Saudara berdua tidak lagi duduk sebagai pejabat eksekutif di daerah ini, tapi peran Saudara dalam mendukung pemerintahan di Kabupaten Abdya tetap dibutuhkan,” tukasnya.

Prosesi pengambilan sumpah Bupati/Wakil Bupati Abdya sejak pukul 10.00 sampai 11.25 WIB itu berlangsung tertib, aman, dan lancar. Diamankan oleh 187 personel Polres Abdya, termasuk anggota Brimob serta di-backup oleh 37 personel Kodim 0110 Abdya.  

Pejabat yang hadir dalam acara pelantikan itu, antara lain, Pj Bupati Aceh Barat, Ridwan Hasan dan Pj Bupati Nagan Raya, Azwir.  Usai pelantikan, Gubernur Zaini beristirahat di Pendapa Bupati Abdya, sedangkan istrinya, Ny Niazah A Hamid melantik Ketua Tim Penggerak PKK Abdya, Ny Yenny Elviza di lobi Kantor Bupati Abdya.

Gubernur Zaini dan istrinya Hamid berkunjung ke Abdya menggunakan pesawat carteran, kemudian mendarat di Bandara Kuala Batu, Pulau Kayu, Kecamatan Susoh, sekira pukul 08.45 WB.

Gubernur Zaini dan rombongan berbuka puasa bersama di Pendapa Bupati Abdya, Senin (13/8) malam. Sedangkan undangan lainnya dan masyarakat berbuka puasa bersama di Kantor Bupati Abdya yang berlokasi di Bukit Hijau. (nun)  

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved