Surat Santun ala Bajak Laut Somalia
Selasa, 14 Agustus 2012 17:37 WIB

surat pengantar yang bernada sopan ala bajak laut Somalia
Berita Terkait
- Layanan BlackBerry Messenger Bangkit Lagi
- Beruang Ini Ketagihan Mabuk Aroma Bensin
- Unik, Gajah Laut Menyeberang, Arus Lalu Lintas Macet
- Dunia Terbalik di Mata Wanita Ini
- Pria Ini Berencana Hidup Bersama Singa
- Polisi: Laporkan Penghinaan di FB
- Anggota TNI Tusuk Kapolsek Martapura
- Ditangkap karena Tertawa Terlalu Keras
- Pria Ini Guru Paling Kecil Sedunia
- Puluhan Ikan Pari Terdampar di Pantai Gaza
SERAMBINEWS.COM - Sebuah surat alias memo
sederhana, tampaknya lazim menjadi bagian dari proses kerja bajak laut
ini. Contohnya adalah lembaran surat yang baru-baru ini dikirimkan
kepada pemilik sebuah kapal tanker yang dibajak di perairan Afrika sana.
"Kepada yang Berkepentingan," demikian judul suratnya. "Selamat kepada Perusahaan/Pemilik," tulis surat itu di bagian subyek/pembukanya, dalam bahasa Inggris yang kurang sempurna.
"Setelah melihat Kelompok Aksi Bajak Laut saya menguasai kapal Anda yang berharga, kami mengucapkan kepada Anda pihak Perusahaan/Pemilik selamat datang di Kelompok Aksi Bajak Laut Jamal dan Anda harus mengikuti aturan kami untuk bisa mendapatkan kembali kapal dan kru kapal Anda dengan selamat," lanjut surat itu.
"Untuk mengikuti saran saya Anda harus menerima setiap langkah yang saya ingin Anda lakukan, jika tidak Anda akan kehilangan kapal berikut kru Anda karena kami berhak/bisa melakukan apa pun jika Anda tidak mematuhi peraturan kami," tulis perompak itu lagi dengan nada mulai "mengancam".
"Jangan kira kami sedang mengancam Anda, namun kami mengirimkan pesan ini ke semua Perusahaan/Pemilik yang kami bajak mulai dari kapal (tanker), kapal pesiar mewah dan sebagainya setelah kapal tersebut berada di bawah kuasa saya," lanjutnya.
Surat itu lalu diakhiri dengan penutup standar: "Salam Terbaik, Komandan Jenderal Kelompok, Jamal Faahiye Culusow." Lalu dilengkapi dengan tanda tangan berikut stempel resmi kelompok bajak laut tersebut, seperti yang dilansir gawker.com.
Terkesan aneh atau mungkin lucu, melihat ada penjahat dengan aksi gila seperti itu yang tak segan-segan membunuh orang demi tujuannya, ternyata bisa berkirim surat sedemikian rupa. Namun menurut sejumlah ahli, hal itu justru wajar saja.
"Kepada yang Berkepentingan," demikian judul suratnya. "Selamat kepada Perusahaan/Pemilik," tulis surat itu di bagian subyek/pembukanya, dalam bahasa Inggris yang kurang sempurna.
"Setelah melihat Kelompok Aksi Bajak Laut saya menguasai kapal Anda yang berharga, kami mengucapkan kepada Anda pihak Perusahaan/Pemilik selamat datang di Kelompok Aksi Bajak Laut Jamal dan Anda harus mengikuti aturan kami untuk bisa mendapatkan kembali kapal dan kru kapal Anda dengan selamat," lanjut surat itu.
"Untuk mengikuti saran saya Anda harus menerima setiap langkah yang saya ingin Anda lakukan, jika tidak Anda akan kehilangan kapal berikut kru Anda karena kami berhak/bisa melakukan apa pun jika Anda tidak mematuhi peraturan kami," tulis perompak itu lagi dengan nada mulai "mengancam".
"Jangan kira kami sedang mengancam Anda, namun kami mengirimkan pesan ini ke semua Perusahaan/Pemilik yang kami bajak mulai dari kapal (tanker), kapal pesiar mewah dan sebagainya setelah kapal tersebut berada di bawah kuasa saya," lanjutnya.
Surat itu lalu diakhiri dengan penutup standar: "Salam Terbaik, Komandan Jenderal Kelompok, Jamal Faahiye Culusow." Lalu dilengkapi dengan tanda tangan berikut stempel resmi kelompok bajak laut tersebut, seperti yang dilansir gawker.com.
Terkesan aneh atau mungkin lucu, melihat ada penjahat dengan aksi gila seperti itu yang tak segan-segan membunuh orang demi tujuannya, ternyata bisa berkirim surat sedemikian rupa. Namun menurut sejumlah ahli, hal itu justru wajar saja.
Editor : mufti
