Surat Santun ala Bajak Laut Somalia
Bajak laut Somalia ternyata tak menuntut tebusan dengan beringas, melainkan berkirim surat secara santun kepada pemilik kapal.
"Kepada yang Berkepentingan," demikian judul suratnya. "Selamat kepada
Perusahaan/Pemilik," tulis surat itu di bagian subyek/pembukanya, dalam
bahasa Inggris yang kurang sempurna.
"Setelah melihat Kelompok Aksi Bajak Laut saya menguasai kapal Anda yang
berharga, kami mengucapkan kepada Anda pihak Perusahaan/Pemilik selamat
datang di Kelompok Aksi Bajak Laut Jamal dan Anda harus mengikuti
aturan kami untuk bisa mendapatkan kembali kapal dan kru kapal Anda
dengan selamat," lanjut surat itu.
"Untuk mengikuti saran saya Anda harus menerima setiap langkah yang saya
ingin Anda lakukan, jika tidak Anda akan kehilangan kapal berikut kru
Anda karena kami berhak/bisa melakukan apa pun jika Anda tidak mematuhi
peraturan kami," tulis perompak itu lagi dengan nada mulai "mengancam".
"Jangan kira kami sedang mengancam Anda, namun kami mengirimkan pesan
ini ke semua Perusahaan/Pemilik yang kami bajak mulai dari kapal
(tanker), kapal pesiar mewah dan sebagainya setelah kapal tersebut
berada di bawah kuasa saya," lanjutnya.
Surat itu lalu diakhiri dengan penutup standar: "Salam Terbaik, Komandan
Jenderal Kelompok, Jamal Faahiye Culusow." Lalu dilengkapi dengan tanda
tangan berikut stempel resmi kelompok bajak laut tersebut, seperti yang dilansir gawker.com.
Terkesan aneh atau mungkin lucu, melihat ada penjahat dengan aksi gila
seperti itu yang tak segan-segan membunuh orang demi tujuannya, ternyata
bisa berkirim surat sedemikian rupa. Namun menurut sejumlah ahli, hal
itu justru wajar saja.