Kamis, 11 Juni 2026

Hujan Sudah Mulai Siram Wilayah Pidie

Meski padi-padi sudah musnah digasak kekeringan, tapi masyarakat tetap mensyukuri datangnya hujan yang sudah meulai mengguyur Pidie

Tayang:
Laporan : Halim El Bambi | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Masyarakat Pidie sudah mulai bersuka cita. Pasalnya sejak kemarin Rabu (15/8/2012) dan hari ini Kamis (16/8/2012) hujan sudah mulai mengguyur wilayah Pidie meski tensinya tidak begitu lebat atau deras.

Padahal sebelumnya, wilayah Pidie dilanda musim kekeringan selama hampir dua bulan lamanya dan membuat persawahan kering kerontang. Bahkan masyarakat gampong di Kecamatan Peukan Baro, Pidie harus menerima kenyataan pahit karena tanaman padi ruweung mereka menjadi kerdil dan musnah akibat kemarau panjang.

Sebagian masyarakat ada yang memotong padi kerdilnya untuk dijadikan sebagai umpan ternak, sebagian pasrah hanya bisa melihat tanaman padinya yang diharapkan bisa dipanen sebelum Idul Fitri tahun ini musnah menjadi 'rumput layu'.

"ya apa boleh buat, semula saya berencana kalau panen mau saya jual padinya buat beli baju baru lebaran tapi karena tidak ada air, padi tidak jadi panen," ujar Polem Roy, seorang petani dari Desa Kabat, Kecamatan Peukan Baro.

Meski padi-padi sudah musnah digasak kekeringan, tapi masyarakat tetap mensyukuri datangnya hujan yang sudah meulai mengguyur Pidie dua hari terakhir, meskipun hal itu sudah tidak bisa lagi membuat padi-padi di sawah mulai meranggas dan tumbuh sehat, karena persediaan air tidak cukup. 

"ya paling tidak dengan sudah hujan ini, cuaca agak adem sedikit," ujar Sarjani, warga Desa Ulee Cot Seupeng, yang sebelumnya harus membuka baju setiap hari karena iklim panas yang sangat ekstrim. (H)
   

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved