Selasa, 9 Juni 2026

Liputan Idul Fitri 1433 H

Mereka yang Tetap Bekerja di Hari Raya

Meskipun mengorbankan Lebaran bersama keluarga, ia tetap berupaya menjalankan tugas penuh dedikasi.

Tayang:
zoom-inlihat foto Mereka yang Tetap Bekerja di Hari Raya
KOMPAS/A PONCO ANGGORO

SERAMBINEWS.COM - Takbir bergema sesaat setelah Kapal Motor Penyeberangan Prima Nusantara berlayar dari Merak, Banten, menuju Bakauheni, Lampung, Minggu (19/8/2012) pagi. Sebagian besar kru dan penumpang pun bergerak menuju ruang penumpang di kelas dua kapal itu. Ya, takbir mengundang mereka untuk shalat Id.


Beralaskan karpet dan tikar, di antara kursi-kursi penumpang, shalat pun digelar. Ustaz Unang Kosasih dari Pondok Pesantren Al-Qaromah, Merak, diundang nakhoda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Prima Nusantara, Ngadiri (36), untuk memimpin shalat. Suasananya begitu khusyuk.


Meski sebagian besar kru kapal mengikuti shalat, kapal berbobot mati 2.773 ton itu tak berhenti. Di anjungan B, juru mudi Fahriady (38) berkonsentrasi mengarahkan kapal menuju Bakauheni. Kapal melaju dengan kecepatan 8,5 knot. Ada 304 penumpang dan 73 kendaraan di KMP Prima Nusantara.


Seusai shalat Id, Ngadiri bergegas ke anjungan, mengecek kondisi kapal. Selanjutnya, dia mengajak sebagian besar kru berkumpul di ruang anjungan A. Makanan seperti ketupat, opor ayam, dan sambal goreng hati yang dimasak kru kapal sejak Sabtu malam hingga Minggu dini hari pun disajikan.


Sejak malam, kru kapal yang menyiapkan makanan sama semangatnya dengan kru lain yang mengumandangkan takbir. Gema takbir terus berkumandang sepanjang malam, menemani perjalanan kapal yang bolak-balik Merak-Bakauheni.


Kumandang takbir memicu sejumlah penumpang masuk ke mushala. Mereka ikut menyuarakan takbir. Bahkan ada yang tergoda ikut menabuh beduk.


Kegembiraan Lebaran lebih lengkap karena sejumlah kru sengaja mengajak keluarganya. Ngadiri salah satunya. Istrinya, Nuryana (35), dan putra bungsunya, Muhammad Finza (3), diajaknya naik ke kapal saat kapal berlabuh di Pelabuhan Merak, Sabtu sore. Seorang putranya lagi, Muhammad Fathan Aji (12), tak ikut berlebaran karena berada di Brebes, Jawa Tengah.


Berkali-kali di kapal

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved