Senin, 22 Desember 2014
Serambi Indonesia

38 Orang Tewas di Lebaran 2012

Selasa, 28 Agustus 2012 09:20 WIB

BANDA ACEH -  Posko Operasi Ketupat Rencong 2012 Ditlantas Polda Aceh melaporkan, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas pada masa angkutan Lebaran 2012 yang dimulai sejak tanggal 11 - 28 Agustus 2012  sebanyak 38 orang. Jumlah ini menurun 16 orang atau 32,14 persen dari tahun 2011 lalu.

Kadit Lantas Polda Aceh Kombes Pol Drs Unggul Sediyantoro MSi mengatakan, ada beberapa penyebab  menurunnya jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas pada masa angkutan Lebaran Idul Fitri tahun ini. Pertama,  karena jauh-jauh  hari sebelum dilaksanakannya Operasi Ketupat Rencong 2012, Polda Aceh bersama Polres dan Polsek di kabupaten/kota telah melaksanakan penyuluhan disiplin dan tertib berlalu lintas di jalan raya kepada pelajar SMP, siswa SMA/SMK/MA dan masyarakat umum di sekolah - sekolah, tempat-tempat keramaian, seperti pasar dan  lainnya.

Selain itu, bersama PT Jasa Raharja,  sejumlah distributor sepedamotor maupun mobil, memasang spanduk yang bertuliskan imbauan untuk selalu berhati-hati di jalan raya.

Dikatakan, program dan metode penyuluhan langsung ke sekolah-sekolah,  pemasangan spanduk di jalan raya, menempatkan rambu/tanda bahaya di kawasan rawan kecelakaan,  turut memberikan kesadaran bagi pengguna kendaraan bermotor, baik sepedamotor maupun mobil pribadi dan sopir penumpang umum untuk lebih berhati-hati lagi dalam mengemudikan kendaraannya.

Kehatihatian pengguna kendaraan bermotor tadi pada perjalanan mudik ke kampung halaman dan balik  selama dua pekan masa angkutan Lebaran tahun ini, menurut Unggul, telah  memberikan hasil positif  terhadap kejadian kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada masa angkutan Lebaran 2012 ini. “Menurun sebesar 48,45 persen atau dari 95 kejadian menjadi 64 kejadian,” kata dia.

Penurunan peristiwa jumlah kecelakaan lalu lintas  itu, sebut Unggul, telah menekan  dan menurunnya jumlah korban jiwa yang meninggal dunia dari 56 orang menjadi 38 orang. Begitu juga korban luka berat dan ringan turut menurun. Luka berat turun dari 61 orang menjadi 46 orang dan luka ringan dari 98 orang menjadi 92 orang.

Sedangkan Wadirlantas Polda Aceh Gunawan dan Kepala Operasi Ketupat Rencong 2012 Polda Aceh AKP Zuliadin SH mengatakan, dari 21 Polres yang terdapat di Aceh, untuk jumlah peristiwa kecelakaan yang paling banyak terjadi di Aceh Besar sebanyak 11 kejadian, kedua Banda Aceh sebanyak 7 kejadian,  dan ketiga Aceh Timur sebanyak 6 kejadian.

Tapi, sebut kedua pejabat Ditlantas Polda Aceh itu, untuk jumlah korban jiwa yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas selama masa angkutan lebaran dua pekan sejak 11 - 28 Agustus 2012, paling banyak terjadi di wilayah kerja Polres Aceh Timur mencapai 6 orang, kemudian disusul Lhokseumawe dan Bener Meriah masing-masing 4 orang.

Sementara itu,   Kadishubkomintel Aceh Prof Dr Yuwaldi Away MSc dan Ketua Organda Aceh, Musni Haffas mengatakan, kesuksesan penurunan peristiwa kecelakaan lalu lintas dan korban meninggal dunia pada masa angkutan Lebaran Idul Fitri tahun 2012 ini, antara lain  karena kesadaran yang tinggi  pengendara sepedamotor atas kerugian akibat kecelakaan bagi dirinya maupun keluarga. (her)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas