Sabtu, 20 Desember 2014
Serambi Indonesia

Harga Emas Rp 1,7 Juta

Selasa, 28 Agustus 2012 09:19 WIB

BANDA ACEH - Harga emas dilaporkan naik tajam setelah Lebaran, mencapai Rp 40.000 sampai Rp 50.000 per mayam. Senin (27/8) kemarin di pasar Banda Aceh harga jual emas tembus Rp 1.700.000 per mayam. Secara nasional harga jual emas di pasar ritel Indonesia juga mengalami kenaikan Rp 1.500 per gram jika menggunakan acuan harga PT Aneka Tambang (Antam).

Para pedagang memprediksikan harga emas akan kembali naik dalam waktu dekat. “Sebelum Lebaran harga emas masih berkisar Rp 1.640.000 sampai Rp 1.650.000 per mayam, tapi setelah Lebaran langsung melonjak menjadi Rp 1.690.000 sampai Rp 1.700.000 per mayam. Harga ini sudah termasuk ongkos pembuatan,” kata Hj Nurhalifah, pedagang emas di Toko Abadi Emas, Jalan Tgk Chik Pante Kulu No 92, Banda Aceh, Senin (27/8).

Ia menambahkan harga ini sudah bertahan lima hari dan memprediksikan harga jual emas akan kembali naik dalam waktu dekat. “Karena kenaikan terlalu tajam jika dibandingkan dengan sebelum Lebaran, masyarakat banyak yang batal membeli emas dan memilih menunggu harga emas turun sedikit. Pasar emas sepi, padahal biasanya setelah Lebaran penjualan emas meningkat karena banyak yang membeli emas untuk mahar pernikahan,” imbuh dia.

Pedagang emas lain juga mengatakan hal yang sama, harga emas terus melonjak dan pasar emas sangat sepi setelah Lebaran. Masyarakat lebih banyak menjual emas daripada membeli. “Harga emas di pasar dunia hari ini juga terus naik bertahap. Begitu juga dengan di Banda Aceh. Waktu hari meugang mau Lebaran harga emas masih Rp 1.620.000 sampai Rp 1.630.000, tapi sekarang naik tajam menjadi Rp 1.680.000 sampai Rp 1.690.000. Masyarakat yang ingin membeli emas banyak yang memilih menunggu harga emas turun,” kata pedagang tersebut. (ami)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas