Kamis, 7 Mei 2026

KONI Aceh Target 10 Emas di PON

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh menargetkan 10 medali emas dalam Pekan Olahraga Nasional (PON)

Tayang:
Editor: bakri
BANDA ACEH - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh menargetkan 10 medali emas dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 yang bergulir 9-20 September di Pekanbaru, Riau. Ini merupakan target tertinggi yang ingin diraih dalam pergelaran olahraga terbesar tingkat nasional dengan total anggaran Rp 25 miliar.

Komandan Satuan Tugas Pemusatan Latihan Daerah (Dansatgas Pelatda) PON Aceh, Rayuan Sukma mengatakan, target tersebut dibebankan kepada 144 atlet dari 29 cabang olahraga yang membela Tanah Rencong di Riau. Jumlah medali tersebut ditargetkan berasal dari cabang olahraga terjun payung dua emas, dan satu emas masing-masing dari golf, atletik, tinju, tarung derajat, karate, taekwondo, silat dan balap motor.

“Target 10 medali berdasarkan laporan Pengprov setelah mematau kesiapan atletnya selama ini. Sedangkan cabang olahraga lain juga ditargetkan bisa meraih medali,” harapnya.

Target tersebut, kata Rayuan, setelah para atlet menjalani try out secara berjenjang mulai tahap I selama enam bulan, tahap II enam bulan dan tahap III selama dua bulan serta sebelumnya di Rindam IM selama sebulan. Bahkan sejumlah cabang olahraga juga menjalani try out ke mancanegara, seperti basket ke Filipina, terjun payung ke Malaysia, tinju ke Malaysia, renang ke Singapura dan anggar ke Cina. “Sejumlah cabang olahraga juga menjalani try out di berbagai kota di Indonesia,” ujarnya.

Demi tercapai target 10 medali emas, kata Rayuan, KONI Aceh sudah menyiapkan bonus bagi atlet dan pelatih yang bisa mengharumkan nama Tanah Rencong. Untuk peraih medali emas, KONI Aceh siap menggelontorkan uang Rp 150 juta. Sedangkan peraih medali perak Rp 50 juta, dan peraih perunggu Rp 25 juta. “Jumlah bonus tersebut diharapkan bisa menjadi motivasi bagi para atlet untuk bersaing dan merebut medali di PON Riau,” harapnya.

Sekedar diketahui, Aceh hanya menduduki posisi 23 dari 33 provinsi usai meraih 4 medali emas, 4 perak dan 10 perunggu dalam PON XVII/2008 di Kalimantan Timur. Ketika itu, Kontingen Aceh datang ke Kaltim dengan biaya Rp 16,5 miliar. Meski dana melimpah, ternyata prestasi Aceh kurang memuaskan. Saat itu duta Aceh diperkuat 109 atlet dari 21 cabang olahraga.

Prestasi ini menurun bila dibandingkan dengan PON XVI/2004 di Sumatera Selatan (Sumsel) yang menempati posisi 22 dari 30 provinsi usai mendulang 6 emas, 2 perak dan 5 perunggu. Kini rakyat Aceh sedang menanti berapa jumlah medali yang dibawah pulang dengan jumlah anggaran Rp 25 miliar. Apakah prestasi meningkat atau menurunkan akan terbukti di Pekanbaru, Riau pada September ini.(adi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved