A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Pelantikan Dua Bupati Mengambang - Serambi Indonesia
Senin, 24 November 2014
Serambi Indonesia

Pelantikan Dua Bupati Mengambang

Jumat, 31 Agustus 2012 09:58 WIB

* Gubernur belum Jadwalkan
* Gara-gara Masih Ada Gugatan di PTUN


BANDA ACEH - Pelantikan Nasaruddin sebagai bupati terpilih Aceh Tengah dan Ibnu Hasim sebagai Bupati Gayo Lues hingga Kamis (30/8) kemarin masih mengambang. Gubernur Aceh Zaini Abdullah masih belum menjadwalkan pelantikan mereka untuk memimpin kembali daerahnya.

Padahal, baik Nasaruddin maupun Ibnu Hasim bersama wakil bupati masing-masing sudah memenangi pilkada pada 9 April 2012. Selain itu, gugatan lawan politiknya sudah pula ditolak oleh Makamah Konstitusi (MK). Bahkan, SK pengangkatan keduanya sebagai bupati pun sudah turun dari Mendagri. Tapi Gubernur Zaini hingga kemarin belum menjadwalkan pelantikan mereka.

Menurut Kepala Biro Tata Pemerintahan Aceh, A Hamid Zein kepada Serambi, Kamis (30/8), SK penetapan dan pengangkatan Nasaruddin dan Khairul Asmara sebagai Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah dari Mendagri sudah turun. Pemerintah Aceh telah menerimanya.

Begitu juga dengan SK penetapan dan pengangkatan Ibnu Hasim dan Adam sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues. Pemerintah Aceh pun sudah menerimanya pada pertengahan Juli 2012.

“Tapi kenapa kedua pasangan bupati/wakil bupati terpilih itu sampai kini belum dilantik, kami tak bisa menjawabnya. Sebab, pelantikan bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota itu menjadi kewenangan penuh gubernur,” terang Hamid Zein.

Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah yang dikonfirmasi Serambi, Rabu (29/30), seusai Sidang Paripurna Khusus mengenai Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (KLPJ) Gubernur Aceh 2011 di Ruang Utama Gedung DPRA mengatakan, SK penetapan dan pengangkatan Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin dan  Wakilnya Khairul Asmara maupun SK penetapan dan pengangkatan Bupati Gayo Lues, Ibnu Hasim dan Wakilnya Adam, sudah turun dari Mendagri. Turunnya SK tersebut sejalan dengan telah tuntasnya gugatan lawan politik kedua bupati terpilih itu di MK.

Tapi, meski demikian, kata Zaini Abdullah, berdasarkan informasi yang ia ketahui, kedua bupati terpilih itu masih digugat oleh lawan politiknya di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), terkait masalah pemilihan kepala daerah di dua daerah tersebut.

“Atas dasar itu, kami ambil sikap menunda dulu pelantikan kedua pasangan bupati terpilih itu, dengan maksud untuk menghindari munculnya masalah baru di kemudian hari. Mereka akan kita lantik,  setelah gugatannya selesai di PTUN,” janji Zaini Abdullah.

Ketua Partai Demokrat Aceh, Mawardy Nurdin yang dimintai tanggapannya terhadap belum dilantiknya Nasaruddin dan wakilnya Khairul Asmara yang diusung Partai Demokrat Aceh dan partai lainnya mengatakan, sebagai partai pengusung dan pendukung dalam Pilkada 9 April 2012, Partai Demokrat Aceh bersama partai pendukung lainnya telah memenangkan Nasaruddin dan Kahirul Asmara sebagai Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah untuk periode 2012-2017.

Tapi sekarang ini, kata Mawardy Nurdin, beliau sudah kembali ke partai asalnya, yaitu Partai Golkar. “Karena itu, ada baiknya tanyakan saja kepada Partai Golkar,” saran Mawardy.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRA, Husin Banta yang dikonfirmasi terpisah hanya mengatakan bahwa kewenangan pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih sepenuhnya berada di tangan gubernur. (her)             

Tak Ada Halangan Dilantik

Saya mendapat informasi bahwa SK pengangkatan kedua pasangan bupati terpilih itu sudah diterima Pemerintah Aceh dari Mendagri. Ini artinya, secara hukum dan pemerintahan, tidak ada halangan lagi bagi gubnernur untuk melantik Bupati Aceh Tengah dan Gayo Lues.

Gugatan terhadap kedua pasangan bupati terpilih itu di PTUN, tidak patut menjadi halangan bagi gubernur untuk melantik keduanya. Sebab, gugatan yang di PTUN itu tidak terkait langsung dengan sengketa pilkada yang justru sudah tuntas disidangkan oleh Mahkamah Konstitusi.
* Drs Husin Banta, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRA. (her)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas