Rabu, 10 Juni 2026

Togel dan Pencurian Mulai di Galus

Penyakit masyarakat (pekat) berupa toto gelap (togel) kembali marak di Kabupaten Gayo Lues (Galus) dalam beberapa bulan

Tayang:
Editor: bakri
BLANGKEJEREN - Penyakit masyarakat (pekat) berupa toto gelap (togel) kembali marak di Kabupaten Gayo Lues (Galus) dalam beberapa bulan terakhir. Ekses langsung dari wabah togel itu adalah naiknya trend kasus pencurian  di seputar Galus.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari beberapa warga, maraknya togel yang terkesan tidak dapat dibasmi tersebut, secara langsung memicu kasus pencurian. Kondisi itu jelas meresahkan warga yang notabene ingin kedamaian. “Beberapa hari yang lalu ada dua rumah warga yang dibobol maling, salah satunya Polindes yang ditempati petugas bidan desa di Rema  Kecamatan Kutapanjang dan rumah penduduk di Blangsere, di Kecamatan yang sama,” kata Budiman warga Kutapanjang, Sabtu (1/9).

Dikatakan, Polindes yang dibobol maling di tempati seorang petugas bidan desa, saat itu dalam keadaan kosong, karena yang bersangkutan mudik (pulang kampung) ke Aceh Tengah. Akibatnya, petugas polindes itu kehilangan sebuah televisi (Tv) ukuran 21 inc bersama perangkatnya dan sebuah DVD. Maling masuk dengan merusak jendela.

Sementara secara terpisah, Kapolres Galus AKBP Drs Sofyan Tanjung, Sabtu (1/9) mengaku, beberapa hari yang lalu sempat mengamankan empat orang agen (pelaku) togel dari Kecamatan Blangkejeren ke Mapolres Galus tersebut. Namun, saat ini pelaku sudah diserahkan ke WH. “Pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan Polisi Wilayatul Hisbah (WH) Kabupaten setempat untuk proses tindaklanjutnya. Karena togel merupakan judi, tentu  permasalahan ini terkait dengan qanun,” kata Kapolres Galus.(c40)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved