Kamis, 29 Januari 2015

Dor... Pengedar Sabu-sabu Meusungkop

Selasa, 11 September 2012 08:51 WIB

Dor... Pengedar Sabu-sabu Meusungkop
PROHABA/NASRUDDIN NASUTION
KBO Reskrim Narkoba Polres Aceh Timur, Aiptu Hamidan, ketika memperlihatkan paket sabu serta uang hasil penjualan dari warga Peureulak kota, yang didor Senin (10/9).

IDI - Dor... timah panas keluar dari palatuknya dan langsung menembus kaki kiri EH (39), Minggu (9/9), sekira pukul 20.00 WIB. Seketika itu pula, warga Peureulak Kota itu meusungkop (tersungkur-red) di aspal. Akhirnya, pria yang diyakini sebagai pengedar sabu-sabu itu digelandang ke Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Aceh Timur.

Sebelum ditangkap, EH sempat melawan petugas. Bahkan, dia hampir menikam polisi dengan sangkur. Bersama EH, polisi ikut mengamankan sembilan paket sabu-sabu serta uang jutaan rupiah.

Selama ini, EH telah menjadi incaran aparat Satuan Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Aceh Timur. Gerak-geriknya mengedarkan sabu-sabu di daerah itu memang sudah dipantau polisi. Untuk bisa menciduknya, polisi menyusun strategi dengan menyaru sebagai pembeli.

Akhirnya, kesepakatan pun dibuhul. EH meminta polisi yang menyaru sebagai pembeli itu datang ke satu lokasi yang telah ditentukan. “Saat traksaksi tersebut berlangsung, di situlah polisi menciduknya,” ungkap KBO Sat Narkoba Polres Aceh Timur, Aiptu Hamidan, kepada Prohaba, Senin (10/9).

Saat polisi hendak membekuknya, EH melawan. Dia sempat bergumul dengan polisi seraya mengeluarkan pisau jenis sangkur. Kemudian dia berupaya menikam polisi yang menyaru sebagai pembeli tadi.

Melihat aksi EH kian brutal, polisi melepaskan tiga tembakan peringatan ke udara. Namun, ledakan pistol itu tak mempu nmenyurutkan tekad EH untuk menghabisi polisi.

“Melihat kondisi tidak memungkinkan dan polisi yang bergumul itu telah terancam, akhirnya terpaksa ditembak kaki kiri,” imbuh Hamidan.

Halaman12
Editor: bakri
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas