Sekolah Minta Seleksi Jalur Undangan PTN Obyektif
Selasa, 11 September 2012 19:35 WIB
Berita Terkait
- Darni M Daud Dicekal ke Luar Negeri
- Beasiswa Dipotong, Wali Murid Datangi SDN 2 Teubeng
- Dua Istri Menteri Kunjungi SD Percontohan
- YCAB Resmikan Rumah Belajar di Pidie
- Polisi Kembalikan Dua Siswa SMKN ke Sekolah
- BKSPP Sosialisasikan UU PA pada Siswa
- USAID Sosialisasikan Pendidikan
- Sebagian Guru di Tamiang tak Paham SPM
- Mutu Pendidikan di Aceh belum Meningkat
- Ribuan Murid TK Meriahkan Perpisahan dengan Tarian
SERAMBINEWS.COM - Penerimaan mahasiswa baru secara nasional di perguruan tinggi negeri
pada 2013, yang diubah menjadi 90 persen lewat jalur undangan terbuka
bagi seluruh siswa kelas 3 SMA/madrasah aliyah/sekolah menengah kejuruan
serta gratis, disambut baik sekolah.
Kebijakan tersebut dinilai mempermudah siswa untuk mengakses perguruan tinggi negeri. Namun, sekolah meminta supaya perguruan tinggi negeri menilai potensi siswa secara obyektif.
Kebijakan tersebut dinilai mempermudah siswa untuk mengakses perguruan tinggi negeri. Namun, sekolah meminta supaya perguruan tinggi negeri menilai potensi siswa secara obyektif.
Ada kekhawatiran jika penilaian perguruan tinggi
negeri (PTN) hanya mengandalkan nilai rapor semata dapat menimbulkan
kecurangan dalam penilaian di rapor.
Bisa saja sekolah menjadi jor-joran
memberi nilai rapor siswa. Sebab, banyaknya siswa yang diterima di PTN
merupakan salah satu kebanggaan buat sekolah. "Untuk sekolah yang memang
mengutamakan mutu, nilai rapor siswa tidak jor-joran, tapi benar-benar
sesuai prestasi siswa.
Hal ini mesti dicermati setiap PTN dalam menyeleksi supaya yang diterima memang benar-benar siswa yang memenuhi syarat untuk bisa melanjutkan ke PTN.
Editor : mufti
Sumber : Kompas.com
