Loket Mopen Kembali Masuk Terminal
Setelah dilakukan negosiasi dan musyawarah bersama antara Wali Kota Langsa dengan para pegusaha loket mobil penumpang (mopen)
LANGSA - Setelah dilakukan negosiasi dan musyawarah bersama antara Wali Kota Langsa dengan para pegusaha loket mobil penumpang (mopen) di Terminal Terpadu Langsa (TTL), akhirnya pada Rabu kemarin puluhan loket mopen kembali beraktivitas seperti biasa di dalam terminal.
Sebelumnya Senin (9/9), para pengusaha loket mopen sempat membuat aksi keluar dari terminal, dan membuka loket angkutan penumpang umum di jalan. Hal itu dilakukan sebagai bentuk protes akibat semakin menjamurnya loket liar (loket bayangan) di luar Terminal Langsa.
“Atas permintaan Wali Kota Langsa, kita sepakat untuk kembali beraktivitas di dalam terminal,” kata pengusaha loket CV Kurnia, Hasbi. Namun pihaknya tetap menuntut agar dilakukan penertiban loket liar.
Wali Kota Langsa, Usman Abdullah SE, kepada para pengelola loket mengatakan akan mendorong pihak terkait termasuk pihak Kepolisian Resor (Polres) Langsa, untuk segera melakukan penertiban loket-loket liar. “Masalah loket liar yang menjadi tuntutan Anda, saya akan segera mendorong pihak terkait dan Polres Langsa untuk dilakukan penertiban,” katanya. Namun dirinya meminta kesabaran waktu untuk proses penertiban tersebut.
Dalam kesempatan itu Usaman Abdullah (Tauke Seum) yang tiba ke Terminal Langsa sekitar pukul 14.00 WIB sore, juga menyempatkan diri meninjau fasilitas yang ada di Terminal Langsa tersebut. Dirinya melihat, potensi pengembangan terminal itu sangat besar. Namun karena untuk melengkapi sarana dan prasarana membutuhkan dana besar, maka ia akan berusaha melakukan lobi dan pendekatan dengan Pemerintah Aceh maupun Pemerintah Pusat.(c42)