
- Humor Berlebihan Bisa Hilangkan Makna Dakwah
- Dosen Dakwah IAIN Juara
- Dewan Dakwah Santuni 50 Yatim
- Melalui Dakwah Ulama Coba Berantas Narkoba
- Tokoh Islam-Kristen Dunia ke Nigeria
- Masjid Ajaib di Malang, Wisata Religi Favorit
- DPRK Nagan Raya Tinjau Kelompok Tani di Kota Batu
- Pemko Minta Siswa Berdakwah ke Tempat Rekreasi
- Krisis Iman Sebabkan Bencana
PAMEKASAN - Ribuan warga di Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, mendatangi pengajian yang disampaikan Kiai Kamaluddin, di Dusun Paggenten, Desa Blumbungan, Jumat (14/9/2012).
Pengajian ini berbeda dengan metode dakwah yang
disampaikan kebanyakan kiai. Kamaluddin menyampaikan pengajian di kubur
di dalam tanah. Syaiful Haq, salah satu warga yang datang ke pengajian
mengatakan, pengajian yang digelar kali ini tergolong baru. Sebab
ceramah agama yang biasa dilakukan dilaksanakan di Masjid, di atas
panggung, di televisi dan radio.
"Saya penasaran sejak pertama kali mendengar karena ada orang yang akan berdakwah di dalam kubur," kata Syaiful Haq.
Dari
panitia, beberapa persiapan sudah dilakukan lebih awal. Mulai dari
penggalian kubur, keranda mayat, kain kafan, mikropon yang akan
digunakan selama berdakwa di dalam kubur. Abdul Wahid, ketua panitia
kegiatan mengatakan, model dakwah ini tergolong baru di Madura.
"Kita
ingin mengajak masyarakat untuk menguatkan iman dalam pengajian ini,
apalagi saat ini banyak orang terpengaruh dengan ajaran baru yang
bertentangan dengan syariat Islam dan bertentangan kultur masyarakat
setempat," kata Wahid.
Untuk menghindari kejadian di luar rencana, panitia juga menyiapkan tim medis dari Puskesmas Larangan. "Karena kondisinya panas dan masyarakat yang datang ribuan orang kita siapkan tenaga medis dan pengamanan dan Polisi dan TNI," tandas Wahid.
