Hari Ini Film Antikorupsi Diputar di Rumoh PMI
Jumat, 14 September 2012 09:58 WIB
Berita Terkait
- Mantan Kepala BPM Aceh Timur Kembali Ditahan
- Kajari Tetapkan Tiga Tersangka
- Anggota Dewan Duga Harga Tanah SMP Dimark-up
- Mantan Pejabat BPBD Jadi Tersangka
- BPK Periksa Dana Hibah
- Mantan Sekda Aceh Jaya Divonis 4 Tahun
- Borok APBA Terungkap
- TII: Pemerintah Masih Tertutup
- Ratusan Siswa Dilatih Buat Film Dokumenter
- Kerugian Kasus SMKN 1 Jeumpa Rp 287 juta
BANDA ACEH - Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Komunitas Tikar Pandan, Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh bekerjasama dengan Transparency International Indonesia (TII), menayangkan empat film antikorupsi “Kita versus Korupsi” di Rumoh PMI Banda Aceh, hari ini Jumat (14/9), pukul 09.00 WIB.
Sebelumnya, film ini sudah ditayangkan di ruang Flamboyan Gedung AAC Dayan Dawood, Unsyiah, Banda Aceh, Kamis (13/9) pukul 10.30 WIB. Dikyanmas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Mohamad Rofie Hariyanto kepada Serambi mengatakan, pada pemutaran hari kedua pihaknya mengundang unsur Pemerintah Aceh, termasuk Gubernur dan para politisi partai.
“Kita harap mereka semua datang, jika memang peduli terhadap antikorupsi,” ujar Rofie, didampingi Koordinator Panitia Fauzan Santa, usai mengisi talk show tentang film tersebut di Radio Serambi FM di Kantor Serambi, Meunasah Manyang, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, kemarin.
Menurut Rofie, pada Sabtu (15/9) pukul 09.00 WIB, film itu ditayangkan juga di kampus Politeknik Banda Aceh dan akan disaksikan para siswa di Banda Aceh. “Banda Aceh adalah kota Ke-15 pemutaran film ini dari 17 kota di Indonesia yang dijadwalkan. Dari 14 kota yang sudah tayang sebelumnya, diperkirakan sudah ada 75.000 orang yang nonton,” katanya.
Film itu berdurasi sekitar 20 menit. Judul filmnya, Rumah Perkara, Aku Padamu, Selamat Siang Rissa dan Pssttt, serta Jangan Bilang Siapa-Siapa. Film ini sebagai bentuk kampanye antikorupsi yang mudah dipahami oleh masyarakat untuk semua kalangan.
Mohamad Rofie menyebutkan film pendek yang dirilis secara nonkomersial ini produksi bersama TII, KPK, Management Systems International, USAID, dan Cangkir Kopi. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran dan wacana masyarakat agar lebih peduli terhadap upaya pemberantasan korupsi.(sal)
--
Dapat tiket konser Maher Zain di Radio Serambi FM 90.2 MHz,
di Gedung Hr Serambi Indonesia, Jalan Raya Lambaro KM 4.5 Meunasah Manyang, Ingin Jaya Aceh Besar. Telp: 0651-635544
Sebelumnya, film ini sudah ditayangkan di ruang Flamboyan Gedung AAC Dayan Dawood, Unsyiah, Banda Aceh, Kamis (13/9) pukul 10.30 WIB. Dikyanmas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Mohamad Rofie Hariyanto kepada Serambi mengatakan, pada pemutaran hari kedua pihaknya mengundang unsur Pemerintah Aceh, termasuk Gubernur dan para politisi partai.
“Kita harap mereka semua datang, jika memang peduli terhadap antikorupsi,” ujar Rofie, didampingi Koordinator Panitia Fauzan Santa, usai mengisi talk show tentang film tersebut di Radio Serambi FM di Kantor Serambi, Meunasah Manyang, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, kemarin.
Menurut Rofie, pada Sabtu (15/9) pukul 09.00 WIB, film itu ditayangkan juga di kampus Politeknik Banda Aceh dan akan disaksikan para siswa di Banda Aceh. “Banda Aceh adalah kota Ke-15 pemutaran film ini dari 17 kota di Indonesia yang dijadwalkan. Dari 14 kota yang sudah tayang sebelumnya, diperkirakan sudah ada 75.000 orang yang nonton,” katanya.
Film itu berdurasi sekitar 20 menit. Judul filmnya, Rumah Perkara, Aku Padamu, Selamat Siang Rissa dan Pssttt, serta Jangan Bilang Siapa-Siapa. Film ini sebagai bentuk kampanye antikorupsi yang mudah dipahami oleh masyarakat untuk semua kalangan.
Mohamad Rofie menyebutkan film pendek yang dirilis secara nonkomersial ini produksi bersama TII, KPK, Management Systems International, USAID, dan Cangkir Kopi. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran dan wacana masyarakat agar lebih peduli terhadap upaya pemberantasan korupsi.(sal)
--
Dapat tiket konser Maher Zain di Radio Serambi FM 90.2 MHz,
di Gedung Hr Serambi Indonesia, Jalan Raya Lambaro KM 4.5 Meunasah Manyang, Ingin Jaya Aceh Besar. Telp: 0651-635544
Editor : bakri
