Minggu, 21 Desember 2014
Serambi Indonesia

Koalisi Peduli Aceh Demo di Kantor Gubernur

Jumat, 14 September 2012 09:41 WIB

Koalisi Peduli Aceh Demo di Kantor Gubernur
SERAMBI/BUDI FATRIA
Mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Peduli Aceh berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis (13/9). Mereka mendesak gubernur untuk menindak tegas oknum yang menghambat proses pencairan dana sertifikasi guru dan beasiswa untuk anak yatim.
BANDA ACEH - Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Peduli Aceh, Kamis (13/9) pagi, menggelar unjuk rasa di Kantor Gubernur Aceh. Mereka mendesak Gubernur Aceh menindak oknum-oknum yang menghambat proses pencairan dana sertifikasi guru dan beasiswa untuk anak yatim di Aceh.

Pada demonstran yang tiba di Kantor Gubernur pukul 10.30 WIB itu, juga meminta pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh dunia pendidikan di Aceh. Pasalnya, dana pendidikan cukup banyak tapi mutu pendidikan cukup jauh dibanding daerah-daerah lain di Indonesia.

“Mutu pendidikan di Aceh berada di tingkat 26 dari 33 provinsi di Indonesia. Belum lagi hasil uji kompetensi guru tingkat nasional, Aceh berada di nomor paling akhir, yaitu 33,” kata koordinator aksi, Khadafi Syah dalam orasinya.

Khadafi juga meminta Gubernur Aceh menelusuri kasus pengadaan alat peraga Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Aceh Besar tahun 2012 dengan nilai Rp 8,3 miliar, yang terindikasi korupsi karena tidak sesuai kurikulum. Begitu juga pengadaan buku pengayaan SD di Aceh Singkil. Ia juga menyorot tentang masih ada sekolah yang beratap rumbia, sementara dana pendidikan di Aceh sangat banyak.

Para demonstran diterima oleh Kabag Pendidikan Biro Istimewa dan Kesejahteraan Pemerintah Aceh, Suryadi. Ia meminta perwakilan mahasiswa untuk membicarakan masalah itu. Namun, pengunjuk rasa menolaknya dan kemudian aksi itu berakhir.(mir)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas