Sabtu, 1 Agustus 2015

Warga Berdemo ke Kantor Wali Kota

Jumat, 14 September 2012 08:49

Warga Berdemo ke Kantor Wali Kota
SERAMBI/KHALIDIN
Wali Kota Subulussalam Merah Sakti disaksikan Kapolres Aceh Singkil AKBP Bambang Syafrianto, Ketua DPRK Pianti Mala dan pejabat lainnya menerima sebuah kado dari seorang perwakilan demonstran yang menggunakan bertopeng orangutan, Kamis (13/9). Demonstran menuntut pengusutan kasus penjualan lahan negara di wilayah itu.

SUBULUSSALAM - Puluhan warga bersama mahasiswa Kota Subulussalam yang tergabung dalam Koalisasi Penyelamat Tanah Kota Subulussalam (KPTS), Kamis (13/9) kemarin menggelar aksi unjuk rasa ke kantor wali kota dan DPRK setempat. Aksi damai yang dikoordinir Asmauddin Lembong dan sempat merobohkan pintu pagar Kantor Wali Kota Subulussalam itu untuk mendesak penuntasan kasus jual beli lahan yang belakangan ini banyak terjadi.

Sebelum menggelar aksi, massa yang datang dari sejumlah desa di Kecamatan Runding berkumpul di Lapangan Beringin lalu sekitar pukul 10.00 WIB berjalan menuju Gedung DPRK Subulussalam, Jalan  Pertemuan. Di depan Gedung DPRK Subulussalam, sejumlah orator bergantian berorasi seperti Andong Maha, Satria dan Rasumin. Pendemo meminta para wakil rakyat ikut membantu masyarakat memperjuangkan hak mereka.

“Para wakil rakyat kemana kalian, tolong keluar, bantu rakyat ini, jangan saat pemilu baru ingat sama rakyat giliran rakyat menangis kalian biarkan,” teriak pendemo.

Lantaran merasa tidak dihiraukan oleh wakil rakyat, massa sempat berusaha merengsek masuk ke halaman Gedung DPRK namun gagal karena puluhan personil Satpol PPdan anggota kepolisian dengan sigap menghadang. Aksi dorong mendorong antara petugas keamanan dengan pengunjuk rasa pun sempat terjadi. Saat situasi mulai memanas, Ketua DPRK Pianti Mala bersama wakilnya Karlinus dan Siti Ansari serta beberapa anggota dewan lainnya seperti Netap Ginting, Bakhtiar dan Dedi Bancin menemui pengunjuk rasa. Tampak pula di lokasi aksi Kapolres Aceh Singkil AKBP Bambang Syafrianto dan Kasatpol PP Baginda Nasution. Beberapa kali suasana nyaris memanas namun berhasil diredam oleh koordinatornya.

Usai berorasi di Gedung DPRK Subulussalam, massa lantas melanjutkan aksi ke Kantor Wali Kota setempat di Jalan Teuku Umar. Di lokasi kantor wali kota sempat terjadi beberapa kali aksi dorong dengan petugas keamanan. Massa marah karena secara bersamaan Wali Kota Subulussalam Merah Sakti bersama jajarannya tengah mengikuti zikir akbar dalam rangka peringatan Hari Jadi ke 50  Subulussalam di masjid Almunawarah, Subulussalam Selatan.

Situasi semakin tak terkendali sesaat setelah massa membakar ban bekas di depan pintu gerbang kantor wali kota. Bahkan beberapa saat kemudian, tiba-tiba massa memaksa masuk hingga terjadi aksi dorong yang mengakibatkan sebelah pintu pagar kantor wali kota roboh. Pagar tersebut lantas dibakar.

Dalam situasi tersebut, seorang anggota DPRK Subulussalam Bakhtiar Husein naik ke atas mobil pendemo dan berorasi. Aksi politisi PDI-Perjuangan ini mengundang perhatian media dan warga termasuk pejabat yang menyaksikan. Dalam orasinya, Bakhtiar menagih janji wali kota tentang penyelesaian sengketa lahan di daerah itu.

Halaman123
Editor: bakri
KOMENTAR
berita POPULER
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas