PON Riau
Angkat Besi dan Karate Gagal Tambah Medali
Cabang angkat besi dan karate gagal menambah perolehan medali
Dari cabang angkat besi yang pertandingannya digelar di Hotel Ratu Mayang Garden, Pekanbaru, Aceh hanya menurun satu lifter putri turun di kelas +75kg.
Nurul Akmal yang menjadi andalan kontingen ‘Tanah Rencong’, hanya mampu menempati posisi keempat dari tujuh lifter yang bertanding. Nurul hanya mampu mengangkat beban dengan total 188kg.
Untuk angkatan snach, lifter Aceh hanya mampu mengangkat beban 86kg. Sedangkan angkatan clean&jerk dengan angkatan 102kg.
Capaian total angkatan Nurul masih di bawah tiga lifter lainnya. Riska Anjani Yasin dari Jawa Barat berhasil merebut emas setelah mengumpulkan nilai tertinggi dengan total angkatan 242kg.
Tak Cuma medali emas, Riska juga sukses memecahkan tiga rekor nasional dan PON. Untuk rekor snach atas nama dirinya dari 101kg menjadi 110kg.
Sementara rekor clean&jerk 125kg atasnama Novianti dari Lampung dengan angkatan 132kg. Rekor angkatan total juga dipecahkan lifter putri Jawa Barat tersebut dari 223kg atasnama Novita Shelly (Lampung) menjadi 242kg.
Medali perak untuk kelas ini direbut Novianti dari Lampung dengan total angkatan 211kg, serta perunggu menjadi milik lifter Jambi, Kinanti, dengan total angkatan 192kg.
Dari cabang karate, kontingen Aceh juga gagal menambah perbendaharaan medali, setelah regu putra dan putrinya kalah dari lawan-lawannya. Regu putra Aceh kalah dari regu Jawa Tengah, sedang regu putri, Aceh harus mengakui keunggulan karateka-karateka Yogyakarta.(aji)