Belajar Agama, Polisi Aceh "Disantrikan"
Sabtu, 15 September 2012 16:13 WIB

SERAMBI/MASRIADI
Berita Terkait
- Tak Dikenal, Jenazah Dikembalikan ke Meulaboh
- Jenazah Tiba di RSUD Teungku Peukan
- Mahasiswa IAIN Ar Raniry Bantu Korban Banjir Singkil
- Evakuasi Korban Tenggelam Lalui Medan Berat
- Garuda tidak Tanggung Kehilangan Perhiasan
- Aceh Utara FC Kontrak 23 Pemain
- Warga Nisam, Temukan Bom Seberat 25 Kilogram
- Satpam KKA Diperiksa Polisi
- Tantiem Direksi Bank Aceh Rp 550 Juta/Orang
- Kepala BPM se-Aceh Persiapkan TTG di Takengon
Laporan Yuswardi Mustafa | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kapolda Aceh Irjen Po Iskandar Hasan, akan menempatkan satu orang polisi di setiap pesantren dalam kabupaten dan kota di Aceh. Polisi yang ditempatkan adalah mereka yang sudah lulus sebagai dai di SPN Saree, Aceh Besar.
Usai di Saree, sekitar 60 polisi yang selama ini diajarkan tentang syariat Islam serta menjadi dai, maka mereka ditempatkan (jadi santri-red) di pesantren untuk jadi santri antara 1-2 bulan untuk memperdalam ilmu agama, ujar Kapolda saat menjadi pembicara dalam Rakornis Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Sabtu (15/9/2012).(swa)
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kapolda Aceh Irjen Po Iskandar Hasan, akan menempatkan satu orang polisi di setiap pesantren dalam kabupaten dan kota di Aceh. Polisi yang ditempatkan adalah mereka yang sudah lulus sebagai dai di SPN Saree, Aceh Besar.
Usai di Saree, sekitar 60 polisi yang selama ini diajarkan tentang syariat Islam serta menjadi dai, maka mereka ditempatkan (jadi santri-red) di pesantren untuk jadi santri antara 1-2 bulan untuk memperdalam ilmu agama, ujar Kapolda saat menjadi pembicara dalam Rakornis Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Sabtu (15/9/2012).(swa)
