Dok Bantuan BRR tak Berfungsi
Dok atau tempat perbaikan boat berkapasitas 30 ton bantuan Badan Rehabilitasi dan Rekontruksi (BRR) NAD-Nias, tahun 2008 lalu
“Dok bantuan BRR ini sangat tidak bermanfaat, karena tidak bisa digunakan. Padahal nelayan cukup membutuhkannya,” kata Muhammad (43), nelayan di Peudada, kepada Serambi, Sabtu (15/9).
Muhammad dan beberapa nelayan lainnya berharap, Pemkab Bireuen segera memfungsikan dok yang dibangun dengan dana ratusan juta rupiah itu. Karena fasilitas ini sangat dibutuhkan oleh nelayan untuk memperbaiki boat yang rusak.
“Jika dibiarkan seperti ini terus, tentu akan mubazir dan tidak memberi manfaat apa-apa bagi nelayan. Selama ini, karena dok ini tidak bisa digunakan, nelayan terpaksa menepi di pinggir sungai yang dangkal untuk memperbaiki boat yang rusak,” ungkap Syamsuddin, nelayan lainnya.
Pantauan Serambi kemarin, besi bangunan doc itu sudah berkarat, beberapa bagian atapnya juga mulai bocor. Di sekeliling bangunan sudah ditumbuhi rumput dan semak-semak, sehingga tampak seperti bangunan tua yang tidak bertuan.(c38)