A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

PNS Bener Meriah Menetap di Luar - Serambi Indonesia
Senin, 24 November 2014
Serambi Indonesia

PNS Bener Meriah Menetap di Luar

Senin, 17 September 2012 09:49 WIB

* BTN Jajaki Pembangunan 200 Unit Rumah

REDELONG - Pihak Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Lhokseumawe akan membangun 200 unit rumah untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di lingkungan Pemkab Bener Meriah, karena sejak kabupaten itu terbentuk pada 2004, sebagian besar PNS-nya masih menetap di Takengon, ibu kota kabupaten induk.

Analis Kredit Bank BTN Cabang Lhokseumawe, Abdurrahman kepada Serambi, Minggu (16/9) mengatakan, setelah bekerja sama dengan PT Pranca Porindo dalam pengembangan kredit perumahan rakyat (KPR) di Aceh Tengah, Bank BTN kini menjajaki pembangunan perumahan PNS di Bener Meriah. BTN Cabang Lhokseumawe juga akan bekerjasama dengan PT Pranca Porindo dalam bentuk Pengembangan Kredit Perumahan Rakyat (KPR).

Menurut Abdurahman, pihaknya bersama pimpinan PT Pranca Porindo, Ir Ampera Gencha sudah bertemu dengan Bupati Bener Meriah, Ruslan Abdul Gani di Kantor Perusahaan Daerah (PD) Gayo Energi di Kampung Pante Raya, Kecamatan Weh Pesam, Jumat 7 September 2012.

Hasil pertemuan tersebut di antaranya, pernyataan dukungan dari Pemkab Bener Meriah untuk pembangunan 200 rumah KPR bagi PNS dan masyarakat sekitar.

PT Pranca Porindo menawarkan untuk membangun perumahan subsidi di Bener Meriah, yaitu maksimal tipe 36 dengan harga jual Rp 88 juta dan tanpa subsidi dengan tipe di atas 36. Selain mendukung pembangunan tersebut, Bupati Bener Meriah, Ruslan Abdul Gani menyarankan lokasi pembangunan yang tepat dan strategis serta jauh dari lokasi rawan bencana.

Bank BTN, kata Abdurahman, menjajaki pembangunan perumahan di Aceh Tengah dan Bener Meriah, selain juga karena kebutuhan masyarakat baik PNS maupun warga sekitar, peluang pembangunan perumahan rakyat di Bener Meriah sangat besar karena harga tanah yang murah dan belum adanya pengembang yang fokus untuk pembangunan perumahan.

Direktur Pranca Porindo, Ir Ampera Gencha MT mengatakan, ia sedang menjajaki desain yang cocok untuk pembangunan rumah di beberapa lokasi di Bener Meriah, di luar area bencana. Di Aceh Tengah sendiri, jelas mantan anggota DPRK Aceh Tengah ini, pihaknya sedang membangun sebanyak 25 unit rumah tipe 45 di Kecamatan Bebesen. Beberapa di antaranya sudah ditempati.(min)

Lokasi Terserah Pengembang

BUPATI Bener Meriah, Ir Ruslan Abdu Gani mendukung gagasan Bank BTN Cabang Lhokseumawe untuk membangun perumahan PNS apalagi daerah itu belum ada perumahan PNS.

Bupati memberikan syarat lokasi perumahan harus di luar area bahaya gunung berapi Burni Telong, tidak jauh dari kompleks perkantoran, desain yang bagus, dan tidak menggunakan lahan produktif. “Saya tidak ikut campur menentukan lokasi, terserah pengembang,” kata Ruslan kepada Serambi menanggapi gagasan Bank BTN.

Ia mengatakan, peta kawasan bahaya gunung berapi sudah dikeluarkan oleh petugas pemantau Gunung Berapi Burni Telong di Kampung Kute Kring, dapat dijadikan acuan bagi pengembang untuk menentukan lokasi. “Agar sesuai dengan rencana tata ruang wilayah, pengembang dapat berkonsultasi dengan Bappeda Bener Meriah,” demikian Ruslan Abdul Gani.(min)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas