Jumat, 19 Desember 2014
Serambi Indonesia

Kempo Sumbang Emas Ketiga untuk Aceh

Kamis, 20 September 2012 09:40 WIB

Kempo Sumbang Emas Ketiga untuk Aceh
KENSHI Aceh, Lisma Rita (kanan), saat mengikuti upacara penghormatan pemenang usai merebut medali emas kempo nomor randori perorangan 45kg PON XVIII, di GOR Sri Indrapura, Siak, Rabu (19/9). FOTO/KONI ACEH
PEKANBARU - Paceklik medali, khususnya emas, bagi kontingen Aceh di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau, terobati setelah cabang kempo mempersembahkan medali tertinggi tersebut, lewat Lisma Rita, kenshi yang turun di nomor randori perorangan kelas 45kg putri. Ini adalah emas ketiga bagi kontingen Aceh di pesta olahraga terbesar empat tahunan itu.

Di final yang dipentaskan di GOR Sri Indrapura, Siak, Riau, Rabu (19/9) siang, Lisma mendominasi pertarungan melawan kenshi Jawa Timur, Hari Trimurti dengan kemenangan telak, 5-0. Medali perunggu di nomor ini diraih kenshi Nusa Tenggara Timur, Lili Mokot, dan Dian dari Selawesi Selatan.

Wartawan Serambi, Ibrahim Ajie dari Pekanbaru, Riau, tadi malam, melaporkan, usai menenangi pertarungan, Lisma langsung melakukan tes doping di Kompleks GOR Sri Indrapura, Siak. Tes doping tersebut memang harus dijalani atlet peraih medali di PON XVIII. Sayang, langkah Lisma Wati tak mampu diikuti rekannya, Maisarah, yang harus pulang tanpa medali. Padahal kenshi yang turun di nomor randori perorangan 48kg itu menjadi andalan Aceh kalah dari kenshi Jawa Barat.

Tim manajer kempo Aceh, Razi, mengaku puas dengan keberhasilan Lisma Wati meraih emas. Hasil ini, memenuhi target yang dipancang KONI Aceh berupa satu emas. “Pokoknya kita puas dan bangga dengan keberhasilan Lisma mempersembahkan medali emas bagi Aceh. Emas ini amat penting bagi Aceh, karena hingga hari terakhir PON kita masih paceklik,” tandasnya.

Meski lebih diunggulan, namun dalam pertarungan selama dua menit, kemarin, Lisma tak mau ambil risiko. Seluruh kemampuannya dikeluarkan demi sebuah prestasi. Dalam pertarungan ketat tersebut, Lisma akhirnya mampu menangkan pertandingan dengan kemenangan telak 5-0. Ini bukan pertemuan pertama Lisma-Hari. Pada Pra-PON tahun 2011 Makassar, keduanya sudah bertarung. Pada ajang itu, Lisma juga mampu menumbangkan kenshi Jawa Timur tersebut.

Sukses Lisma meraih medali emas berbuah terpilihnya dia memperkuat Indonesia di even Solidarity Islamic Games yang akan diikuti 57 negera Islam di dunia. Even itu akan digelar di Pekanbaru, Riau, Juni 2013.

Selain tampil di Solidarity Islamic Games, Lisma juga akan dipanggil masuk Pelatnas SEA Games di Myanmar. “Insya Allah untuk beberapa waktu ke depan Lisma akan berangkat ke Jakarta masuk pelatnas sebagai persiapan menghadapi SEA Games di Myanmar,” tandas Razi.

Hingga menjelang penutupan PON yang akan berlangsung hari ini, Aceh masih berada di peringkat Ke-24 dengan tiga medali emas, lima perak, dan 18 perunggu. Padahal, untuk olahraga pesta empat tahunan itu, KONI Aceh diguyur dana Rp 25 miliar. Namun, dana melimpah tak sebanding dengan prestasi yang diukir.(*)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas