Kamis, 27 November 2014
Serambi Indonesia

Dua Janda Jambret Tas Janda Lhokseumawe

Selasa, 25 September 2012 08:24 WIB

Dua Janda Jambret Tas Janda Lhokseumawe
SERAMBI/ZAKI MUBARAK
Seorang korban jambret berteriak setelah palaku jambret berhasil tertangkap di kawasan Simpang Asmi Lhokseumawe, Senin (24/9).
LHOKSEUMAWE - Tas berisi handphone dan uang Rp 3,7 juta milik Nurlaila (28), janda asal Meunasah Alue, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, Senin (24/9), sekitar pukul 10.00 WIB, dijambret dua janda di kawasan Kareung, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe.

Kedua janda yang melakukan aksi penjambretan dimaksud yakni Selviana (37), asal Kuala Simpang, dan Endang (35), asal Kepulauan Riau. Karena diteriaki maling, janda ditangkap warga kemudian diserahkan ke Polsek Banda Sakti.

Peristiwa itu terjadi ketika Nurlaila berangkat dari Cunda menuju Lhokseumawe menggunakan sepeda motor Yamaha Mio Soul. Setiba di Simpang Selat Malaka, sepeda motor yang dikemudikan Nurleila dihentikan oleh Selviana, yang kini menetap di Alue, Kecamatan Muara Dua.

Tanpa disadari Nurlaila, saat itu tali tasnya telah digunting oleh Selviana. Kemudian, Silviana melempar tas dimaksud ke belakang diikuti Endang, yang membuntuti dengan sepeda motor Suzuki Shogun R. Lalu keduanya kabur dengan tas Nurlaila.

Saat tasnya dirampas, Nurlaila terjadi. Dalam keadaan panik, dia langsung berteriak, “Maling... maling...” Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung mengejarnya kedua perempuan itu. “Setiba di Simpang Asmi, Selviana dan Endang ditangkap warga. “Kemudian keduanya diamankan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Banda Sakti,” kata Pjs Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Budiman, kepada Prohaba, kemarin.

Setelah membuat laporan pengaduan ke Kepolisian Resor (Polres) Lhokseumawe, Selviana dan Endang bersama barang bukti langsung diamanakan ke Polres untuk proses penyelidikan. “Tersangka masih diperiksa penyidik,” katanya.(c37)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas