Rabu, 10 Juni 2026

Eks Pemberontak Ciptakan Wisata Gerilya

wisatawan juga bisa menyaksikan sisa-sisa peperangan dan semakin memahami sejarah Nepal

Tayang:
zoom-inlihat foto Eks Pemberontak Ciptakan Wisata Gerilya
Google Image

SERAMBINEWS.COM, KATHMANDU - Jika menyebut nama Pushpa Kamal Dahal alias Prachanda di Nepal sekitar 10 tahun lalu, mungkin Anda akan mendapatkan masalah dengan pemerintah setempat. 


Maklum laki-laki ini dahulu dikenal sebagai pemimpin pemberontak Maois yang bergerilya melawan pasukan Pemerintah Nepal.


Namun kini, jika nama Prachandra disebut, perjalanan wisatalah yang akan ditawarkan kepada Anda.


Ya, Prachandra yang dua tahun lalu memilih politik ketimbang berperang itu kini memelopori wisata yang diberi nama The Guerilla Trek atau Perjalanan Gerilya.


Perjalanan wisata ini adalah perjalanan selama tiga pekan, naik turun gunung di bagian tengah dan barat Nepal mengikuti rute yang digunakan para pemberontak Maois dulu.


"Saya harap ini bisa menjadi babak baru turisme di Nepal. Banyak negara yang bangkit dari perang dan mencoba menjual memori perang mereka," kata Prachandra kepada sejumlah wartawan.


"Sebuah perubahan politik besar terjadi di Nepal. Kami tak akan bisa bertahan jika tanpa adanya transformasi politik. Saya harap The Guerilla Trek bisa memainkan peran penting," lanjut Prachandra yang pernah menjadi Perdana Menteri Nepal itu.


Perjalanan wisata gerilya ini melintasi lembah Nepal yang dinaungi bayangan gunung-gunung terkenal termasuk Dhaulagiri dan air terjunnya yang dramatis, danau-danau, dan pedesaan terpencil.


"Everest, Annapurna sangat terkenal. Tapi, jika Anda ingin sesuatu yang unik, maka inilah jawabannya," ujar penulis wisata asal AS, Alonzo Lyons, yang mengikuti wisata ini tahun lalu.


"Pemandangan alamnya sangat luar biasa. Anda juga akan dibawa melintasi berbagai budaya," tambah Alonzo.


Alonzo menambahkan, wisatawan juga bisa menyaksikan sisa-sisa peperangan dan semakin memahami sejarah Nepal. (AFP)

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved