Rabu, 10 Juni 2026

Suami Pulang, Istri Jadi Mayat

Ibu rumah tangga (IRT) paruh baya, Mastari Inen Mayang yang sering dipanggil Inen Cempege (35), warga Rema, Kecamatan Kutapanjang

Tayang:
Editor: bakri
* Dua Minggu Lalu Nyemplung Sumur

BLANGKEJEREN - Ibu rumah tangga (IRT) paruh baya, Mastari Inen Mayang yang sering dipanggil Inen Cempege (35), warga Rema, Kecamatan Kutapanjang, Gayo Lues (Galus), Rabu (3/10), sekira pukul 12.00 WIB, ditemukan tewas di kamarnya. Diduga, Inen mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Mayat Inen ditemukan pertama sekali oleh Sabri (40), suaminya, yang baru pulang kerja di PLTD Rema. Saat itu, Sabri menemukan Mastari dengan posisi tergeletak di pintu masuk kamar tidurnya. Posisi tubuh Mastari kala itu miring. Di lehernya masih lengket tali pelastik hitam yang diduga digunakan untuk gantung diri.

Kabar beredar, selama ini Mastari stres akibat penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh. Namun, pihak keluarga tak menyebutkan nama penyakit yang dialami korban. Pastinya, menurut pihak keluarga, belakangan ini Mastari menjalani pengobatan ke rumah dukun kampung di Rema.

Menurut keluarga Mastari, sekitar dua minggu lalu, IRT itu pernah berusaha mengakhiri hidupnya dengan cara terjun ke sumur di rumah orang tuanya di Tampeng, Kecamatan Kutapanjang. Namun, Mastari berhasil diselamatkan oleh suaminya.

Kemarin pagi, sejumlah tetangga masih melihat Mastari menyiram tanaman cabe di kebunnya. Usai itu, sekira pukul 08.00 WIB, Mastari menyapu halaman sekitar rumahnya.

Setelah menjalani aktivitas itu, Mastari masuk ke rumah. Barulah pada siangnya, saat Sabri pulang untuk makan siang, dia menemukan istrinya tersebut telah menjadi mayat di kamar tidur mereka.

Tak lama kemudian, Mastari polisi membawa Mastari untuk divisum di Rumah Sakit Umum (RSU) Blangkejeren. “Kemudian dimakamkan di hari sama di pekuburan umum Desa Rema,” kata Sapuan, adik Sabri kepada Prohaba, Rabu (3/10) petang.

Kapolsek Kutapanjang, Ipda Maswelyadi, mengatakan, hasil visum yang diterima polisi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Mastari.(c40)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved