Persipamuda Panteraja Tersisih
Persipamuda Panteraja, Pidie Jaya, gagal melaju ke babak delapan besar setelah dihentikan Gajah Puteh FC Pulo Baro Tangse, 1-2, dalam
Diperkuat pemain PSAP semisal Sayuti, ternyata Gajah Puteh mampu tampil dominan sejenak menit awal. Kolaborasi serangan yang dilancarkan awak Pulo Baro nyaris membuahkan petaka bagi Persipamuda Panteraja. Tapi, Gajah Puteh belum mampu mengakhiri kebuntuan. Malahan menit ke-27 justru petaka terjadi di kubu Gajah Puteh setelah tangan Bus, pemain bawah Pulo Baro menyentuh bola dalam kotak penalti. Wasit tanpa ampun menujuk tendangan penalti. Safwan menjadi algojo dengan mudah melesatkan bola ke gawang Gajah Puteh.
Kecolongan 0-1 tak membuat Sayuti dkk patah semangat. Mereka terus menggempur Persipamuda lewat operan bola pendek. Hasilnya, menit ke-34, Yuli berhasil menggetarkan gawang Pante Raja. Sayang, pemain Pijay memprotes kalau tendangan Yuli tidak gol karena lebih dahulu ditangkap penjaga gawang.
Sementara wasit Djakfar Said justru mensahkan gol tersebut. Pemain Persipamuda tak terima dan terus memprotes. Sehingga, pertandingan terhenti sepuluh menit. Setelah dua belah pihak berembuk dengan difasilitasi panitia. Akhirnya gol hasil tendangan Juli diakui pemain Persipamuda.
Pertandingan pun dilanjutkan, kedua kubu terus bersaing dalam memburu gol. Jual beli serangan terus terpampang di lapangan hijau. Ternyata, dwi fortuna lebih berpihak pada Gajah Puteh. Betapa tidak, pada menit ke-79, sundulan kepala Riki memanfaatkan umpan terukur Sayuti sukses merobek jala Persipamuda. Sampai laga berakhir Gajah Puteh unggul 2-1. Sore nanti, Macan Kejora Lhok Kuala, Geumpang, bentrok Persibunga Blang Bungong, Tangse.(naz)