51 Warga Sabang Ikuti Ujian Paket C
Sebanyak 51 warga Sabang yang putus sekolah atau tidak menyelesaikan pendidikan formal, mengikuti Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan
Kasubdin Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dinas Pendidikan Sabang, Bustami SPd mengatakan, peserta ujian Paket C tahap ini adalah masyarakat putus sekolah yang selama ini mengikuti kegiatan belajar pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKMB). Mereka berasal dari Kecamatan Sukakarya 20 orang dan dari Kecamatan Sukajaya 31 orang.
Ujian serupa serupa juga akan digelar untuk Paket B setara SMP/MTsN pada tanggal 15-17 Oktober mendatang. Ini akan diikuti 18 orang. “Ujian paket C bertujuan menuntaskan program wajib belajar dan program peningkatan sumber daya manusia,” ujar Bustami. Sebelumnya, Dinas Pendidikan Sabang juga telah melaksanakan UNPK pada Juli lalu, yang diikuti 72 peserta Paket C, 32 Paket B, dan 10 paket A.
Ketua Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sukadamai Sabang, Sufriadi mengatakan, masyarakat yang telah mengikuti kegiatan belajar di PKBM diharapkan dapat melanjutkan ke ujian kesetaraan. Dengan demikian tak ada lagi yang tidak selesai pendidikan, minimal setara SMU/MA sederajat. Caranya dengan mendaftar program Ujian Nasional di luar jalul formal yang setiap tahun diselengarakan pemerintah melalui Dinas Pendidikan.
Ditambahkan, di Sabang terdapat 55 warga yang masih mengikuti PKBM, masing-masing 35 orang di Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya. Sementara di Kecamatan Sukajaya ada dua PKBM yang aktif mengadakan proses belajar mengajar bagi masyarakat putus sekolah, dipusatkan di Gampong Balohan dan Jaboi menampung sebanyak 40 orang.(gun)