Minggu, 21 Desember 2014
Serambi Indonesia

Footy, Sepak Bola Khas Australia

Rabu, 17 Oktober 2012 09:35 WIB

Footy, Sepak Bola  Khas Australia
SALWA CHAIRA
OLEH SALWA CHAIRA, kuliah pada Program Magister TESOL Deakin University Melbourne, melaporkan dari Australia

FOOTY atau nama resminya Australian football adalah sepak bola khas Negeri Kanguru yang diciptakan oleh Tommy Wills dkk pada tahun 1858. Permainan ini pertama kali dipertandingkan di Melbourne, Australia dan diikuti oleh dua utusan sekolah.

Dimulai di Melbourne, permainan footy sekarang ini telah menyebar hingga ke seluruh negara bagian di Australia. Permainan ini tidak hanya disukai oleh orang dewasa, tapi juga anak-anak dan orang tua. Mereka sering menggelar pertandingan yang bisa kita saksikan di lapangan, bahkan di televisi.

Secara fisik, terdapat tiga hal yang sangat unik dan membedakannya dari sepak bola biasa, yaitu pada bola, gawang, dan bentuk lapangannya. Footy tidak menggunakan bola biasa, melainkan bola berbentuk bulat lonjong (oval). Bola ini berukuran 72-73 cm jika diukur secara melingkar dan 54,5-55,5 cm secara melintang.

Pada pertandingan resmi, pengunaan warna bola pun ditentukan. Pada siang hari, bola yang digunakan harus merah dan pada malam hari harus berwarna kuning.

Sedangkan gawangnya menggunakan empat buah tiang yang tingginya berbeda. Dua tiang di tengah memiliki ± 6-9 meter, sedangkan dua tiang lainnya hanya ± 3-6 meter. Pada keempat tiang ini sama sekali tidak digunakan jaring untuk menahan bola.

Lapangan footy juga berbentuk oval. Ukurannya bervariasi dengan panjang ± 155-201 meter dan luas ± 114-173 meter. Serupa dengan permainan lain pada umumnya, permainan ini dimainkan oleh dua tim yang masing-masing berjumlah 18 peserta. Durasi permainan 100 menit dengan pembagian 4 x 25 menit. Pertandingan footy dimulai oleh wasit dengan cara melempar bola ke atas atau ke tanah, lalu ditangkap oleh pemain. Pemain yang mendapatkan bola berhak menggiringnya ke gawang lawan dengan tangan.

Footy dikenal sebagai permainan keras, karena para pemainnya diperbolehkan memegang, mendorong, bahkan menabrak pemain lain untuk mendapatkan bola.

Inti dari permainan footy ini adalah tim pemain memasukkan bola ke gawang lawan dan tim lawan berusaha menghalangi dan menghindari bola masuk ke gawangnya. Untuk menjadi pemenang, masing-masing tim harus mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya dengan dua cara, yaitu goal dan behind. Goal memiliki enam poin dan behind satu poin.

Hal unik lainnya adalah permainan ini tidak memiliki penjaga gawang yang menjaga agar bola tidak memasuki gawang. Hal ini wajar karena bila bola oval tersebut ditendang ke arah gawang, maka ia akan melambung dengan sangat tinggi, sehingga tak mungkin ditangkap.

Begitulah footy ini dimainkan. Ia memiliki karakter dan cari khas tersendiri yang sangat berbeda dengan sepak bola yang kita kenal. Biarpun terkesan keras dan membutuhkan pemain tangguh, tapi sangat jarang terdengar mereka membawanya jadi bibit permusuhan. Bahkan pihak keamanan menjalankan peraturan sangat ketat di lapangan saat pertandingan agar tidak terjadi keributan antarsupporter. Permainan hanyalah sebatas permainan yang menguji fisik dan otot. Permainan ini mengutamakan semangat fair play. Sedangkan kemenangan dan kekalahan hanyalah sebagai batu loncatan untuk menjadi tim yang lebih baik ke depan.

* Bila Anda punya informasi menarik, kirimkan naskah dan fotonya serta identitas Anda ke email: redaksi@serambinews.com
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas