Rabu, 10 Juni 2026

Tafakur

Idul Kurban

Kurban merupakan ibadah yang bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Menurut Syaikhul Islam Ibn Taimiyyah, Allah memerintahkan

Tayang:
Editor: bakri
Oleh Jarjani Usman

“Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan sembelihlah hewan kurban” (QS. Al-Kautsar: 2).

Kurban merupakan ibadah yang bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Menurut Syaikhul Islam Ibn Taimiyyah, Allah memerintahkan hamba-hambaNya untuk menyatukan dua ibadah agung ini, yaitu shalat dan menyembelih kurban, sebagai upaya untuk mendekatkan diri dan tanda butuh kita kepada Allah.

Dari ibadah kurban ini dapat difahami bahwa upaya mendekatkan diri kepada Allah berhubungan erat dengan upaya membina hubungan baik dengan sesama manusia. Kurban yang disembelih tentunya perlu dibagi untuk dinikmati oleh hamba-hamba Allah di dunia ini. Memberi sesuatu biasanya akan menerima sesuatu, meskipun yang diterima bukan dalam bentuk yang sama. Siapa pun yang berkurban bukan hanya menerima pahala yang berlimpah dari Allah, tetapi juga menerima kasih sayang dari sesama manusia. Juga akan tercipta hubungan silaturrahmi yang lebih erat lagi. Dengan kata lain, qurban bisa menjadi salah satu ibadah yang kalau dilaksanakan dengan ikhlas dan benar mampu menumbuhkan benih-benih perdamaian dalam hidup manusia di dunia ini.

Selanjutnya, kita diharapkan senantiasa saling menghormati, menebar kasih sayang, saling peduli, bersilaturrahmi, saling memaafkan, dan sebagainya. Manusia juga harus peka terhadap nasib dan perasaan manusia lain. Perbuatan-perbuatan baik demikian diharapkan senantiasa dijaga dan ditingkatkan, bukan ditunjukkan pada hari-hari tertentu saja. Sebab, ketaqwaan kepada Allah tidak musiman sifatnya. Rasulullah saw bersabda: “Berkasih sayanglah di antara kamu, maka yang memiliki kasih sayang akan menyayangimu” (HR. Bukhari dan Muslim).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved