Sabtu, 29 November 2014
Serambi Indonesia

Ini Kantor Perusahaan Malaysia Yang Sebar TKI on Sale

Selasa, 30 Oktober 2012 09:24 WIB

Ini Kantor Perusahaan Malaysia Yang Sebar TKI on Sale
ISTIMEWA
Perusahaan Malaysia yang Iklankan TKI
SERAMBINEWS.COM,JAKARTA-Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) memberikan klarifikasi tentang iklan melalui selebaran "TKI on Sale" di Kuala Lumpur, Malaysia.

Juru Bicara Menakertrans‬‬, Dita indah sari‬‬, menegaskan kasus selebaran iklan "TKI on Sale" yang ditemukan di sejumlah tempat di Kuala Lumpur beberapa hari ini, mulai terang benderang.

"Pelacakan yang dilakukan oleh staf Konsuler KBRI di Malaysia ke alamat yang ada di selebaran ternyata mengantarkan mereka pada "Kedai Tukang Cukur"," kata Dita ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Selasa (30/10/2012).

Menurut Dita, "Southern's Guy" adalah plang nama kedai tersebut terpasang gagah di alamat yang dimaksud dalam selebaran itu.

Dikatakan pelacakan juga dilakukan terhadap nama "Rubini" yang tertulis di selebaran

"Menurut info para tetangga yang dikumpulkan staf Konsuler saat dilayani bercukur, Rubini adalah warga etnis India yang lebih dikenal sebagai pengelola tempat kebugaran ketimbang perekrut TKI domestik," kata Dita, mantan aktivis buruh ini.‬‬

‪‪Tidak lantas puas dengan hasil ini, Dita melanjutkan, pada saat yang bersamaan atase tenaga kerja dan konsuler RI pun mendatangi Pengarah (setingkat Direktur) Bahagian Tenaga Kerja Asing Jawatan Tenaga Kerja. Atase juga bertemu Ketua Pengarah (setingkat Dirjen) JTK Sumber Manusia.

"Kedua pertemuan itu dimaksudkan untuk meminta klarifikasi kepada KSM terkait selebaran itu," kata Dita.

Lanjut Dita, Duta Besar Indonesia di Malaysia Herman Prayitno juga segera menyambangi Dato' Sayyed Sultan, Acting Under Secretary of South East Asia, Kementerian Luar Negeri Malaysia, dengan misi serupa.‬‬

Menurut Dita dari pertemuan itu ditemukan sejumlah klarifikasi dimana pihak Malaysia menyatakan sangat menyesali adanya iklan tersebut dan menganggapnya ilegal dan melanggar hukum.

"Pihak Malaysia menegaskan bahwa tidak ada agensi dengan nama itu terdaftar dalam APS (Agensi Pekerjaan Swasta) resmi, sehingga agen ini jelas adalah liar alias bodong," kata Dita.

Dijelaskan hari ini pihak KSM akan turun melakukan siasatan (penyelidikan) ke lokasi yang hasilnya akan dilaporkan ke KBRI.  "Pihak Malaysia berjanji akan mengusut kasus ini hingga tuntas dan memberi sanksi/hukuman sepantasnya," kata Dita.
Editor: hasyim
Sumber: Tribunnews

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas