Kamis, 18 Desember 2014
Serambi Indonesia

Warga: Umumkan Hasil Uji Limbah

Jumat, 9 November 2012 09:22 WIB

LHOKSEUMAWE - Warga Desa Ampeh, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara mendesak pemkab setempat segera mengumumkan hasil uji sampel limbah ExxonMobil yang mencemari air irigasi di desa pada 27 September 2012. Untuk diketahui, limbah minyak dari Exxon itu iduga bercampur bahan berbahaya dan beracun (B3). Wakil Bupati (Wabup) Aceh Utara, M Jamil, yang dihubungi kemarin, mengaku belum mendapat laporan terkait hasil uji sampel tersebut.  

“Saat sampel limbah itu diambil petugas dari Pemkab Aceh Utara, dikatakan 12 hari sudah ada hasil dan akan diberitahukan ke kami. Tapi, sudah sebulan lebih kami belum juga diberi tahu. Jadi kami, menilai Pemkab Aceh Utara ingkar janji,” ujar Keuchik Ampeh, Dahlan, kepada Serambi, Kamis (8/11).

Menurutnya, warga perlu tahu hasil uji limbah itu agar tak lagi khawatir apakah setelah penemuan limbah tersebut, air saluran itu masih bisa digunakan atau tidak. “Selama ini, warga masih khawatir menggunakan air saluran itu karena takut masih tercemar,” jelas Dahlan.

Karena itu, ia berharap Pemkab Aceh Utara bisa segera memberitahu hasil uji tersebut, karena informasi tersebut sangat penting bagi masyarakat di sana. “Bila sudah diberi tahu, misalnya ada masalah, kami bisa menghindari menggunakan air saluran itu. Tapi, bila aman tentu kami tak was-was lagi,” ujarnya.

Permintaan yang sama juga disampaikan anggota DPRK Aceh Utara, Zulfadli A Thaleb. “Jika pemkab tak memberikan hasil lab itu, warga bisa menggugat pemkab dengan alasan menyembunyikan informasi. Meski tak dipublikasi secara luas, tapi untuk masyarakat di lokasi itu harus tetap diberitahu,” pintanya.(bah/c37)

Wabup: Saya belum Dapat Laporan

BEBERAPA waktu lalu, Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Aceh Utara, Nuraina sempat mengakui hasil uji itu telah diterima pihaknya. Namun saat itu, ia menolak mempublikasikan dengan alasan uji sampel tersebut termasuk rahasia negara. Bahkan dia menyebutkan kalau telah diserahkan ke pimpinannya di Aceh Utara.

Saat Serambi menghubungi kembali Nuraina, kemarin, tak berhasil. Sejak pukul 14.00 WIB sampai 19.00 WIB tadi malam, ponsel Nuraina menolak semua telepon masuk. Sedangkan Wakil Bupati (Wabup) Aceh Utara, M Jamil, yang dihubungi kemarin, mengaku belum mendapat laporan terkait hasil uji sampel tersebut. “Jadi, saya tak bisa memberi tanggapan terkait hal itu,” ujar Wabup.

Begitu juga saat menghubungi Bupati Aceh Utara M Thaib melalui ponsel ajudannya, kemarin. Menurut ajudannya, Bupati sedang ada acara di Jakarta dan ia tak bisa memastikan kapan Serambi bisa berkomunikasi kembali dengan Bupati.(bah/c37)

Belum Terima Hasil Lab

SAYA belum dapat informasi dari Kantor Lingkungan Hidup Aceh Utara terkait hasil uji sampel limbah yang diambil di saluran irigasi Desa Ampeh, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara. Tapi, akan saya cek dulu. Namun, selama ini kita terus berkoordinasi dengan pemkab untuk penyelesaian masalah itu. Kami juga sudah membangun saluran irigasi supaya airnya lancar.
* Armia Ramli, Humas Exxon Mobil.(c37)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas