Rabu, 10 Juni 2026

Silat Tradisional Sambut Tamu Eropa

Presiden Federasi Pencak Silat Eropa, Aidil Ar Rasyid dan Wakil Presiden Federasi Pencak Silat Inggris Raya, Irfan Ar Rasyid

Tayang:
Editor: bakri
zoom-inlihat foto Silat Tradisional Sambut Tamu Eropa
SERAMBI/JAFARUDDIN
PRESIDEN Federasi Pencak Silat Eropa, Aidil Ar Rasyid dan Wakil Presiden Federasi Pencak Silat Inggris Raya, Irfan Ar Rasyid memperhatikan peragaan silat siwah murid Bersatu Silet Nanggroe (Busoe) Lhokseumawe, Sabtu (1/12).
LHOKSEUMAWE - Presiden Federasi Pencak Silat Eropa, Aidil Ar Rasyid dan Wakil Presiden Federasi Pencak Silat Inggris Raya, Irfan Ar Rasyid disambut dengan pertujukan silat siwah tradisional Lembaga Pendidikan silat Bersatu Silet Nanggroe (Busoe) Lhokseumawe. Pertunjukan itu saat berkunjung ke Jambo Raya Busoe Kecamatan Muara Satu Lhokseumawe, Sabtu (1/12) sore.

Aidil dan Irfan melakukan pertemuan lembaga Pendidikan Busoe yang terdiri pendiri Busoe Taufik Akbar, Ketua Umum Busoe Zulkifli Juned dan Koodinator Mawardi serta sejumlah pengurus busoe lainya. “Latar belakang kita didirikan lembaga Busoe ini untuk mengembangkan kembali silat tradisional Aceh ke pelajar di semua kabupaten/kota yang ada di Aceh. Kemudian kami ingin mempersatukan semua perguruan silat yang ada di Aceh,” kata Zulkifli dalam pertemuan tersebut.

Karena itu pihaknya berharap dengan adanya kunjungan Aidil dan Irfan dapat membantu untuk mempromosikan silat Busoe tersebut ke Eropa. “Kami berharap ada kerjasama yang baik nantinya, sehingga kedepan terbangun hubungan yang baik pesilat Aceh dengan pesilat Eropa,” harap Zulkifli.

Sementara itu Aidil dalam sambutannya menyebutkan, dirinya bersedia untuk mempromosikan silat Aceh ke Eropa. “Karena yang belum ada di Inggris silat dari Aceh, tapi pulau Jawa, Bali dan Makassar sudah ada. Karena Makassar dan Aceh punya sejarah saudara, ini sudah menjadi tanggung jawab saya untuk mempromosikannnya,”kata Aidil.

Disebutkan Aidil, di kawasan Inggris silat dari Indonesia cukup diminati. “Silat tradisional itu adalah pusaka kita, jadi jangan dilupakan. Malah di kawasan Eropa silat dari kita paling disukai,” katanya.(c37)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved