Kamis, 11 Juni 2026

Abrasi Pantai Jangka Meluas

Abrasi di pantai Jangka, Bireuen dalam setahun terakhir makin meluas. Warga berharap pemerintah segera membangun tanggul pemecak

Tayang:
Editor: bakri
BIREUEN - Abrasi di pantai Jangka, Bireuen dalam setahun terakhir makin meluas. Warga berharap pemerintah segera membangun tanggul pemecak ombak di kawasan itu, sehingga perkampungan warga terhindar dari hantaman ombak.

M Diah, Keuchik Alue Kuta, Kecamatan Jangka, kemarin, mengatakan,  setahun lalu jarak tepi pantai dengan jalan desa dan pemukiman mencapai 200 meter. Sekarang, lanjutnya, akibat dihantam air laut setiap hari jarak bibir pantai dengan jalan hanya tingga puluhan meter lagi.

Abrasi juga terjadi di Desa Krueng Juli Timu dan Krueng Juli Barat, Kecamatan Kuala. Masyarakat berharap pemerintah segera membangun tanggul pemecah ombak di kawasan itu, agar abrasi tidak meluas lagi.

Sementara itu, jalan di Kemukiman Pirak, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara sepanjang 11 kilometer rusak parah dan berlubang. Penyebabnya, jalan itu tiap hari dilintasi truk pengangkut hasil kebun. Jalan tersebut belum pernah direhab sejak beberapa tahun lalu. Sehingga, kini sulit dilalui kendaraan.

Jafaruddin, Keuchik Blang Mane dan M Kasem, Keuchik Keubon Pirak, meminta perusahaan yang beroperasi daerah itu mau membangun jalan yang telah rusak digilas truk pengangkut hasil bumi milik mereka.

Disebutkan, jalan yang rusak berada di wilayah Desa Blang Gunci, Meunasah Nga, Alue bieng, Alue Leukot, Kebun Pirak, Seuneubok Aceh, Bukit Pidie, dan Alue Lhok. Sekretaris Kecamatan Paya Bakong, Abdul Hamid M Thaib, kemarin, mengakui kondisi jalan di daerah itu sangat memprihatinkan.(yus/ib)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved