Selasa, 9 Juni 2026

Hari Ini Gubernur Lantik Bupati Aceh Tengah

Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah, hari ini, Kamis (27/12) akan melantik Ir Nasaruddin MM dan Drs Khairul Asmara MM sebagai Bupati

Tayang:
Editor: bakri
* Nasaruddin Dikawal Polisi Bersenjata

BANDA ACEH - Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah, hari ini, Kamis (27/12) akan melantik Ir Nasaruddin  MM dan Drs Khairul Asmara MM sebagai Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah periode 2012-2017 dalam Sidang Istimewa DPRK Aceh Tengah yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh.

Menjelang pelantikan hari ini telah dilakukan geladi resik Rabu (26/12) kemarin siang di gedung serbaguna. Acara itu dihadiri Penjabat Bupati Aceh Tengah Ir Mohd Tanwier, Ketua DPRK Aceh Tengah Zulkarnain SE bersama anggota, dan pasangan bupati dan wakil terpilih Aceh Tengah, Nasaruddin dan Khairul Asmara.

Geladi resik dipimpin Kepala Biro Tata Pemerintahan Aceh, A Hamid Zein MHum, dibantu Kabag dan Staf Protokoler Kantor Gubernur Aceh.

Pelantikan bupati/wakil bupati terpilih itu sedianya dilakukan di Takengon, ibu kota Aceh Tengah. Akan tetapi, karena pertimbangan tertentu, Gubernur Aceh mengalihkannya ke Banda Aceh. Bila dilantik di Gedung DPRK Aceh Tengah, dikhawatirkan prosesi pelantikan bisa terganggu, karena masih ada pendukung pasangan calon bupati lainnya yang belum menerima kemenangan pasangan Nasaruddin/Khairul Asmara.  

Indikasi bahwa suhu politik dan gangguan keamanan meningkat menjelang pelantikan, tercermin dari situasi terakhir di daerah berhawa sejuk itu. Tiga hari menjelang pelantikan, kediaman bupati terpilih,  Nasaruddin di Takengon, dilempari granat oleh orang tak dikenal. Untung granatnya tidak meledak, sehingga tidak sampai menyebabkan adanya korban jiwa maupun yang cedera fisik.

Saat geladi resik kemarin, pasangan Nasaruddin dan Khairul Asmara  dikawal ketat oleh sejumlah polisi berpakaian preman, namun bersenjata laras panjang. Pengawalan itu tidak menyebabkan hambatan apa pun sampai prosesi geladi resik yang berlangsung sekitar satu jam itu, berakhir.

Usai geladi resik, pasangan bupati terpilih kembali ke tempat penginapannya di sebuah hotel di Banda Aceh.  Kepada Serambi Nasaruddin mengatakan, sangat berharap pelantikan hari ini bisa berjalan aman dan lancar. Ia berjanji, setelah dilantik segera melakukan konsolidasi dengan berbagai pihak untuk membangun Aceh Tengah secara bersama-sama.

Nasaruddin dan Khairul Asmara hadir dalam geladi bersih itu bersama istri masing-masing yang terlihat tidak canggung sedikit pun mengikuti tahap demi tahap prosesi tersebut.

Ketua DPRK Aceh Tengah, Zulkarnain yang ditanyai Serambi kemarin, mengatakan, pihaknya siap untuk memimpin sidang istimewa pelantikan hari ini. “Saya siap untuk memimpin sidang istimewa pelantikan,” ujar politisi Partai Demokrat itu didampingi Wakil Ketua DPRK Aceh Tengah, Taqwa, dari Partai Golkar.

Menurut Zul, surat undangan yang disebar untuk menghadiri acara pelantikan itu berjumlah 300 lembar. “Jumlah undangan yang dibagikan kita sesuaikan dengan daya tampung gedung tempat pelantikan yang memang tidak begitu besar,” katanya.

Ditanya berapa anggota DPRK Aceh Tengah yang akan menghadiri sidang istimewa pelantikan kepala daerah itu, Zulkarnain belum bisa memastikannya. “Berdasarkan laporan yang sudah masuk ke saya, sudah 25 dari 30 anggota DPRK Aceh Tengah yang akan hadir saat pelantikan. Jumlah ini diperkirakan akan lebih,” katanya.

Dari 25 orang yang menyatakan akan hadir, 15 orang sudah berada di Banda Aceh sejak kemarin. Sedangkan selebihnya sore kemarin sedang dalam perjalanan dari Takengon ke Banda Aceh. (her/sup) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved