Jumat, 22 Mei 2015

Kapolres Panggil Warga Bukit Jaya

Sabtu, 5 Januari 2013 12:16

Selain warga, Kapolres juga menghadirkan pihak pejabat dari Dinas Transmigrasi Aceh Barat dan Kapolsek dan Danramik Meureubo, sebab areal Bukit Jaya merupakan daerah transmigrasi.

Turut hadir saat mendengarkan keluhan warga Dandim 0105 Aceh Barat, Letkol Arm Deny Azhar Rizaldi. Sementara Kadis Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Drs Halimi turut didampingi Kabid Transmigrasi dan mantan Kabid Transmigrasi yang kini sebagai staf ahli bupati, Faisal.

Sedangkan warga dari Desa Bukit Jaya yang dipanggil adalah Harsono (Keuchik), Jauhari, Sunoto, Djasmono, dan Adhar (Sekdes). Pertemuan antara warga Bukit Jaya dengan dandim dan Kapolres, serta pejabat Transmigrasi di Mapolres ikut memaparkan peta lokasi areal transmigrasi tersebut.

Kapolres Faisal Rivai kepada wartawan mengatakan, pertemuan ini guna didengarkan secara langsung apa yang sebenarnya menjadi persoalan di desa sehingga tidak terjadi potensi konplik antara warga Bukit Jaya dengan desa tetangga soal sengketa lahan yang kini dilaporkan sejumlah hektare telah dijual ke PT Mifa Bersaudara sebagai lokasi jalan tambang.

“Dari keterangan sementara yang kita dengar ada indikasi, namun nanti pemeriksalah yang akan memastikan hal itu,” ujarnya.

Ia menyatakan, kasus ini akan diusut oleh pihaknya dan sudah menyampaikan kepada warga Desa Bukit Jaya agar dilaporkan secara resmi ke polisi sehingga bisa dilakukan pengusutan sesuai hukum berlaku yakni mana yang salah tetap diproses sedangkan yang benar akan didukung.

Namun demikian, Kapolres berharap persoalan ini tidak timbul anarkis dan percayakan kepada pihak penegak hukum dan Pemkab akan menuntaskan. Selain itu, kapolres juga menyampaikan akan memberikan kenyataman di Bukit Jaya dan laporkan bila ada gangguan seperti pengancaman, intimidasi dan hal lainnya sehingga akan diproses oleh polisi.

Halaman12
Editor: hasyim
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas