Sekda: Hindari Calo Mutasi
Di tengah gencarnya isu mutasi pejabat eselon II, III, dan IV di jajaran Pemerintah Aceh, muncul orang-orang yang mengklaim mampu
BANDA ACEH - Di tengah gencarnya isu mutasi pejabat eselon II, III, dan IV di jajaran Pemerintah Aceh, muncul orang-orang yang mengklaim mampu mengurus jabatan untuk seseorang sehingga tak jarang orang yang memang gila jabatan tergiur bahkan tak ragu memenuhi apapun persyaratan yang diminta. “Ada orang-orang yang mulai bermain untuk target mencari mangsa dengan menjual isu mutasi. Makanya, hati-hati,” kata Sekda Aceh, T Setia Budi menanggapi santernya isu mutasi dalam beberapa waktu terakhir.
Sekda Aceh, T Setia Budi kepada Serambi, Selasa (15/1) mengingatkan pegawai negeri sipil eselon II, III, IV maupun non-eselon di jajaran Pemerintah Aceh untuk tidak terjebak dengan isu mutasi yang tak ada ujung pangkalnya. Isu itu, kata Sekda Aceh sengaja disebarkan oleh sekelompok orang untuk mencari mangsa. “Mutasi pegawai itu tetap akan dilaksanakan, tapi siapa orangnya dan kapan waktunya kita tunggu saja jadwalnya dari gubernur,” tandas Sekda Aceh.
Setia Budi mengatakan, sampai Selasa (15/1), gubernur belum menjadwalkan rencana pelantikan pejabat eselon II, III dan IV, meski sudah diprogramkan oleh gubernur dan tim Baperjakat sudah bekerja.
“PNS di jajaran Pemerintah Aceh diimbau tidak terpancing dengan isu mutasi, apalagi terprovokasi dengan bujuk rayu sekelompok orang yang menyatakan bisa mengurus untuk menjadi pejabat eselon II, III, dan IV, sehingga harus mengeluarkan dana yang besar untuk kompensasi pengurusan tersebut,” ujar Sekda Aceh, mengingatkan.
Sekda didampingi Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Aceh, Nasrullah mengaku sudah mendengar adanya permainan orang-orang tertentu--ada yang mengistilahkan calon mutasi--di tengah santernya isu akan ada pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV.
Sebelumnya sempat merebak kabar akan ada pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV pada hari Senin (14/1). Setelah itu tidak terbukti, berkembang lagi informasi akan berlangsung Kamis (17/1). Si penebar isu menyebut prioritas pejabat yang akan dilantik adalah untuk dinas yang telah dimekarkan, seperti Dinas BMCK, Dishutbun, Disperindagkop dan UKM, DPKKA, dan Biro Hukum dan Humas.
Yang pasti, kata Sekda Aceh, pelantikan pejabat eselon II untuk dinas-dinas yang telah dimekarkan belum dilakukan pada minggu ini oleh gubernur karena gubernur dan jajarannya sedang fokus pada tugas menyelesaikan pembahasan RKA RAPBA 2013. “Karena itu, Pak Gubernur menyerukan kepada Kepala SKPA bersama pejabat eselon III dan IV, supaya pembahasan RKA RAPBA 2013 dengan DPRA bisa berjalan lancar dan cepat selesai,” kata Setia Budi.(her)
Jangan Kuras Energi Menanggapi Isu Mutasi
KEPALA Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Aceh, Nasrullah mengungkapkan, dalam dua minggu terakhir ini dirinya hampir setiap hari menerima telepon dari PNS maupun non-PNS yang mempertanyakan jadwal pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV.
Menurut Nasrullah, ada penelepon yang mengatakan kepadanya bahwa gubernur akan melantik pejabat eselon II pada hari Senin (14/1). Namun, faktanya tidak ada. Kemudian pada hari Selasa (15/1), masuk lagi telepon yang meminta konfirmasi kepadanya apakah benar pelantikan pejabat eselon II ditunda sampai Kamis (17/1) setelah gubernur pulang dari Jakarta.
Kepada para penelepon yang menghubunginya, Nasrullah mengatakan, sampai Selasa (15/1) belum ada jadwal untuk pelantikan pejabat eselon II,III, dan IV. “Pelantikan pejabat eselon II,III, dan IV yang baru bakal dilakukan tetapi kapan waktunya, sepenuhnya menunggu keputusan gubernur,” kata Nasrullah.
Yang lebih serunya, kata Nasrullah, sejumlah PNS dan non-PNS, ada yang menitip curiculum vitae dan SK pengangkatan PNS terakhir kepada sejumlah pegawai BKPP untuk melihat apakah dirinya masuk dalam daftar pejabat yang akan dilantik gubernur atau tidak.
Nasrullah mengimbau PNS di jajaran Pemerintah Aceh agar tidak terus memikirkan atau menghabiskan energi untuk menunggu kapan dilantik menjadi pejabat eselon II,III, dan IV.
Untuk mendapatkan promosi jabatan, kata Nasrullah, tidak perlu urus sana urus sini. Atasan akan menilai dan akan menilai dan memberikan kepercayaan untuk menjabat sesuai jabatan sesuai keahlian yang dimiliki. “Ini untuk jabatan eselon III dan IV,” ujar Nasrullah. Sedangkan untuk jabatan eselon II, ada pihak yang menilainya yaitu gubernur bersama Tim Baperjakat. “Untuk menduduki jabatan eselon II banyak syaratnya, tidak hanya keahlian dan manajemen kepemimpinannya bagus. Tapi komunikasinya ke bawah, ke atas, dan kepada masyarakat juga harus baik,” demikian Kepala BKPP.(her)
Setelah Sahkan RAPBA
ISU mutasi yang merebak dalam masa pembahasan RKA RAPBA 2013, perlu ditanggapi oleh gubernur dengan menetapkan jadwal pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV yang baru setelah pelantikan 30 pejabat eselon II pada 5 November 2012. Masih ada 24 pejabat eselon II lagi yang belum dilantik, termasuk kepala SKPA yang dinasnya baru dimekarkan
Namun untuk pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV, saat ini waktunya belum tepat. Karena Komisi DPRA bersama kepala SKPA, pejabat eselon III dan IV sedang membahas RKA RAPBA 2013. Kalaupun nanti mau dilantik, kami harapkan setelah pengesahan RAPBA 2013, yang dijadualkan pada minggu ketiga atau keempat bulan ini.
Begitupun jika gubernur mau melakukan pelantikan, bisa juga untuk mengisi jabatan yang kosong. Misalnya, untuk persiapan pengisian jabatan Kepala SKPA yang SKPA-nya telah dimekarkan. Begitu juga dengan jabatan eslon III dan IV, agar setelah RAPBA 2013 nanti disahkan, pejabatnya sudah ada dan mereka bisa melaksanakan langsung berbagai program yang terdapat di SKPA-nya masing-masing.
Kepala dinas dan kepala biro yang masih kosong itu menurut hemat kami perlu segera diisi untuk percepatan pelaksanaan program, setelah RAPBA disahkan bulan ini.
* Amir Helmi, Wakil Ketua DPRA. (her)