Kamis, 27 November 2014
Serambi Indonesia

21 Tokoh Eks GAM Masuk Daftar Bakal Caleg PNA

Rabu, 30 Januari 2013 11:17 WIB

* PA Rintis Penjaringan

BANDA ACEH - Sebanyak 21 tokoh dan eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) masuk dalam daftar bakal calon anggota legislatif (caleg) DPR Aceh yang akan diusung Partai Nasional Aceh (PNA) dalam Pemilu Legislatif 2014. Sementara partai lokal pemenang Pemilu 2009 lalu, yakni Partai Aceh, hingga kemarin masih dalam proses mempersiapkan rekrutmen bakal caleg untuk Pemilu 2014.

Juru Bicara DPP PNA, Thamren Ananda, kepada Serambi Selasa (29/1) menyebutkan, sesuai mekanisme di PNA, nama-nama bakal caleg ini diusul oleh pengurus DPW untuk kemudian diuji kembali oleh sebuah tim yang dibentuk oleh DPP PNA.

Menurutnya, hingga kemarin jumlah bakal caleg untuk DPRA yang sudah mendaftarkan diri maupun diusulkan oleh masyarakat ke DPW PNA se-Aceh, sudah lebih dari 100 orang.

“Sebanyak 21 di antaranya merupakan mantan kombatan dan tokoh GAM. Tapi hingga saat ini belum ada satu pun yang sudah pasti menjadi calon, karena masih ada tahapan dan prosedur yang harus dilalui,” ujar Thamren.

Ia tambahkan, di antara syarat untuk menjadi caleg PNA adalah dikenal dan disukai (popularitas dan elektabilitas), punya kemampuan (intelektualitas), dukungan finansial, dan loyal terhadap partai. Sementara prosedur yang harus dilalui adalah verifikasi administrasi, tes kemampuan baca Quran, dan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test), serta uji basis dan survei terhadap elektabilitas bakal calon.

“Tanggal 17 Februari kami akan rapat kerja. Baru kemudian pada 18 Februari kami mendeklarasikan partai, sekaligus launching nomor urut PNA, yaitu nomor urut 12, serta launching ke-81 caleg yang akan diusung PNA,” kata Thamren.

Ia kembali menegaskan bahwa nama-nama caleg yang mendaftar ke PNA masih merupakan usulan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) di Aceh. Karena itu, PNA masih membuka peluang bagi masyarakat Aceh dari berbagai kalangan untuk mendaftarkan diri sebagai caleg dari PNA. “Semakin banyak yang mendaftar, maka semakin besar peluang untuk mendapatkan figur berkualitas,” ujarnya.  

Sementara itu, partai pemenang Pemilu 2009 di Aceh, yakni Partai Aceh, mulai bersiap untuk membuka proses penjaringan dan perekrutan bakal caleg untuk DPRA dan DPRK se-Aceh.

Juru Bicara Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh (PA), Fachrul Razi yang ditemui Serambi di Banda Aceh, Selasa (29/1) menjelaskan, mekanisme perekrutan caleg diusulkan dari gampong, kemudian ke sagoe, berlanjut ke daerah, lalu ke wilayah, kemudian baru masuk ke pimpinan pusat (DPA).

“Calon yang diajukan harus memenuhi kriteria yang sudah ditetapkan, yaitu punya kredibilitas, kapasitas, dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat. Intinya orang-orang yang duduk di legislatif nantinya harus betul-betul representasi dari masyarakat,” ujarnya.

Disebutkan, PA punya 17 wilayah yang tersebar di 23 kabupaten/kota. Hingga saat ini nama-nama calon yang akan direkrut masih menunggu hasil pembahasan rapat partai. “Dalam waktu dekat nama-nama bakal calon (balon) anggota legislatif yang akan direkrut PA akan diumumkan,” katanya.

Fachrul Razi juga menjelaskan, PA berupaya menjadi partai modern dan terbuka. Hingga saat ini, menurutnya, PA belum memiliki gambaran target berapa jumlah kursi yang akan diperoleh pada pemilu legislatif 2014. Di sisi lain, PA berharap agar Rancangan Qanun Wali Nanggroe yang masih dibahas DPRA dapat segera diimplementasi menjadi qanun. (r/n)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas