A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Mobil Dinas Dilarang Isi Bensin - Serambi Indonesia
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 27 Agustus 2014
Serambi Indonesia

Mobil Dinas Dilarang Isi Bensin

Kamis, 31 Januari 2013 14:02 WIB
* Berlaku Mulai Besok

BANDA ACEH - Pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) secara resmi akan diberlakukan di Kalimantan dan Sumatera (termasuk Aceh) terhitung sejak 1 Februari 2013 besok. Pembatasan BBM ini berdampak pada seluruh mobil dinas pemerintah, BUMN dan BUMD dilarang menggunakan bensin dan harus menggunakan Pertamax.

Pembatasan tersebut sesuai dengan dengan isi Peraturan Menteri ESDM 1/2013 Tentang Pengendalian BBM Bersubsidi. Selain pembatasan premium/bensin, Peraturan Menteri ESDM ini juga melarang penggunaan solar subsidi untuk mobil angkutan pertambangan, perkebunan, dan kehutanan, terhitung sejak 1 Maret 2013.

PT Pertamina (Persero) Marketing dan Trading Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dalam pernyataan tertulisnya kepada Serambi, Rabu (30/1), menyatakan siap menjalankan peraturan menteri tersebut. Pertamina akan menambah outlet BBM  nonsubsidi (Pertamax dan Solar Non Subsidi).

“Saat ini, dari total 685 SPBU di wilayah Sumbagut, telah ada 248 SPBU yang menyediakan Pertamax dan 36 SPBU yang menyediakan solar nonsubsidi,” kata Asst Customer Relation FRM Region I, Sonny Mirath, dalam siaran pers.

Di Aceh sendiri ia sebutkan, dari 96 unit SPBU yang beroperasi, sebanyak 33 unitnya telah menjual Pertamax dan Pertamax Plus, dan 5 SPBU yang menjual solar non subsidi. (yos)
                        
Ditempeli Stiker
SESUAI peraturan BPH Migas No 3 Tahun 2012, kendaraan yang tidak berhak menerima BBM subsidi wajib ditempel stiker yang menyatakan kendaraan tersebut  menggunakan BBM nonsubsidi.

Pemasangan stiker tersebut dapat dilakukan Pemerintah maupun Pemerintah Daerah, seperti yang dilakukan di Jawa-Bali.

“Stiker kendaraan ini akan menjadi pedoman Pertamina dalam menjalankan penyaluran di lapangan. Pertamina akan memberikan sanksi administratif kepada SPBU apabila petugas SPBU menyalurkan BBM subsidi kepada kendaraan yang memiliki stiker tersebut,” kata Sonny Mirath.

Dia sebutkan Pertamina siap melakukan kerja sama dengan seluruh Pemerintah Daerah, aparat keamanan, dan stakeholders lainnya demi terjalannya Peraturan Menteri ESDM di wilayah masing-masing. (yos)
Editor: bakri
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
149523 articles 16 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas