Jumat, 30 Januari 2015

Anggota DPR Dukung ALA

Minggu, 17 Februari 2013 10:13 WIB

Anggota DPR Dukung ALA
SERAMBI/PARLAUNGAN LUBIS
WAKIL Ketua Komisi II DPR RI, Ganjar Pranowo didampingi Anggota Komisi II Yasonna Laoly dan Ketua KP3ALA Pusat Ir H Tagore Abubakar bersama Sekretaris KP3ALA Burhan Alpin memimpin pertemuan lanjutan tokoh-tokoh ALA di Garuda Plaza Hotel, Medan, Sabtu (16/2).

MEDAN – Anggota DPR RI dari Komisi II mendukung terwujudnya Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA) sebagaimana yang gencar diperjuangkan oleh tokoh-tokoh dari enam kabupaten/kota di Aceh. “Jika syarat sudah lengkap, disarankan dalam sepekan ini juga segera mendatangi Kemendagri dan DPR RI,” kata Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Ganjar Pranowo.

Ganjar yang juga Wakil Ketua Fraksi PDI-P DPR RI mengatakan itu pada pertemuan lanjutan tokoh-tokoh dari enam kabupaten/kota di Aceh--Gayo Lues, Aceh Tenggara, Subulussalam, Singkil, Bener Meriah, dan Aceh Tengah--di Garuda Plaza Hotel, Medan, Sabtu 16 Februari 2013. Pertemuan kemarin hanya berlangsung satu jam beragendakan Musyawarah Mufakat Penyegaran KP3 (Komite Percepatan Pemekaran Provinsi) ALA dan Persiapan Pembentukan Forum Adat se–ALA.

Di depan peserta pertemuan, Ganjar menyebutkan, percepatan pemekaran, setelah diproses ulang, ada 19 dari 20 daerah yang menjadi prioritas pemekaran sebelum adanya moratorium yang masuk ke meja presiden yang memenuhi syarat. Intinya, kata Ganjar diperkuat rekan se-fraksinya, Yasonna Laoly, Komisi II mendukung, asal administrasi lengkap, dan persoalan daerah yang timbul harus diselesaikan, jangan sampai persoalan daerah dibawa ke Jakarta.  

Menurut Ganjar, Komisi II DPR RI sudah rapat dengan Mendagri untuk menyelesaikan daerah pemekaran. Sambil menunggu UU Nomor 32 Tahun 2004 direvisi, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2009, maka pemerintah akan melakukan pemekaran yang lebih selektif. “Komisi II DPR RI menyarankan, jika syarat sudah lengkap, dalam sepekan ini juga segera mendatangi Kemendagri dan DPR RI,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Yasonna Laoli meyakinkan peserta percepatan pemekaran ALA bahwa Fraksi PDI-P ingin menjaga keutuhan NKRI. “Kerjakan porsi masing-masing, nanti kita wujudkan di pusat. Ini permainan politik,” kata Yasonna dengan tetap mendorong ALA menjadi provinsi sehingga mimpi bersama bisa diwujudkan.

Komisi II DPR RI juga menyarankan agar mengadakan pendekatan  dengan baik kepada Gubernur dan DPR Aceh untuk memperoleh persetujuan pemekaran.

Peserta pertemuan dari Aceh Tenggara, Rudi Pulungan meminta masyarakat ALA jangan dibuai lagi dengan janji-janji politik. Sedang Bahrumsyah dari Bener Meriah menyatakan, sepanjang bisa dipertanggungjawabkan dengan hukum, kenapa tidak ALA harus terwujud tahun ini, dan berharap dukungan politik dari Komisi II DPR RI.

Halaman12
Editor: bakri
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas