Pilkada Aceh Selatan

Pilkada Aceh Selatan Berujung ke MK

Dua pasangan calon bupati dan wakil bupati serta satu pasangan bakal calon bupati/wakil Aceh Selatan, menggugat hasil pemilihan umum kepala

JAKARTA - Dua pasangan calon bupati dan wakil bupati serta satu pasangan bakal calon bupati/wakil Aceh Selatan, menggugat hasil pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Aceh Selatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) RI. Sidang perdana perkara ini digelar pada, Kamis (21/2).

Dua pasangan cabup/cawabup Aceh Selatan yang menggugat ke MK adalah M Natsir/Zulkifli, dan pasangan M Saleh SPdI/Ir H. Ridwan A Rahman MMT. Pemohon lainnya adalah  pasangan bakal calon  Drs H Zulkarnaini, M.Si/Drs Irwan Yuni, M.Kes yang mengajukan berkas gugatan terpisah.

Termohon dalam perkara tersebut KIP Aceh Selatan dan pihak terkait pasangan bupati terpilih HT Sama Indra SH/Kamarsyah SSos MM. Pemohon menilai KIP selaku penyelenggara pilkada telah berlaku curang dan melakukan banyak pelanggaran yang menciderai demokrasi.

Kuasa hukum pemohon pasangan bakal calon Drs H Zulkarnaini MSi/Drs Irwan Yuni, M.Kes, Zulfikar Sawang dalam pokok gugatannya menyatakan KIP Aceh Selatan telah “mengamputasi” hak-hak politik dan demokrasi pasangan Drs H Zulkarnaini MSi/Drs Irwan Yuni MKes yang tidak ditetapkan sebagai pasangan calon bupati periode 2012-2017, seperti tertuang dalam keputusan No 35  Tahun 2012. “Padahal seluruh syarat pencalonan sudah dipenuhi dan diverifikasi oleh KIP,” kata Zulfikar Sawang.

Ia juga mempersoalkan mekanisme penerbitan putusan KIP No. 35 Thn 2012 tersebut yang dilakukan dengan cara melawan hukum,  bertentangan dengan Pasal 33 UU No. 15 Tahun 2011 tentang penyelenggaraan  pemilu, yang menyatakan rapat pleno KIP baru sah apabila dihadiri sekurang-kurangnya empat orang anggota KIP/KPU. Putusan pleno juga  baru sah apabila disetujui sekurang-kurangnya tiga orang anggota KIP/KPU. “Sementara pada saat pengambilan putusan, hanya disetujui oleh dua komisioner KIP,” sebut Zulfikar Sawang tentang proses pengambilan keputusan pleno KIP Aceh Selatan pada 8 Desember 2012.

Terhadap putusan KIP itu, pasangan Drs H Zulkarnaini, M.Si/Drs Irwan Yuni, M.Kes lalu menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh, yang dalam putusan selanya memerintahkan KIP Aceh Selatan menangguhkan/menunda pelaksanaan Keputusan KIP No 35 Tahun 2012 tadi.

“Tapi kenyataannya, KIP Aceh Selatan tidak mengindahkan putusan PTUN tersebut dan tanpa dasar hukum KIP tetap melanjutkan pelaksanaan tahapan pemilukada tanpa mengikutsertakan klien kami,” tukas Zulfikar S Sawang seraya meminta MK membatalkan putusan KIP tersebut dan melaksanakan pemilukada ulang dengan menyertakan pasangan Drs H Zulkarnaini MSi/Drs Irwan Yuni MKes.

Chairul Azmi, kuasa hukum pasangan calon M Natsir/Zulkifli, dan pasangan M Saleh, SPdI/Ir H. Ridwan A Rahman MMT, dalam gugatannya menyatakan pemungutan suara yang dijalankan KIP Aceh Selatan telah didahului pelanggaran-pelanggaran, baik dilakukan termohon secara sendiri-sendiri, maupun secara bersama-sama dengan jajaran pemegang kekuasaan di pemerintahan Kabupaten Aceh Selatan.

KIP juga dituding  melakukan pemihakan dan terlibat aktif memenangkan pasangan HT Sama Indra SH/Kamarsyah SSos MM. “Sehingga jelas-jelas  mempengaruhi perolehan suara dan merugikan para pemohon,” kata Chairul Azmi.

KIP Aceh Selatan dalam rekapitulasi hasil penghitungan suara menetapkan peroleh suara pasangan HT Sama Indra, SH/Kamarsyah, S.Sos, MM sebanyak 33.810 suara dan kemudian menetapkan pasangan tersebut sebagai bupati/wakil bupati Aceh Selatan terpilih.(fik)

Pilkada Terbaik di Aceh
BUPATI Aceh Selatan terpilih, HT Sama Indra membantah adanya pelanggaran dalam Pilkada Aceh Selatan. “Pemilu Aceh Selatan terbaik di Aceh. Tidak ada pelanggaran. Tidak ada keributan,” katanya.

Soal adanya gugatan ke MK, menurut HT Sama Indra itu adalah hak yang dibenarkan oleh hukum. “Kita serahkan proses hukumnya kepada MK,” katanya seusai menghadiri sidang perdana gugatan hasil pemilukada Aceh Selatan di gedung MK.(fik)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved