Jepang-Banda Aceh Berbagi Pengalaman Rekonstruksi
Ia juga berharap, dari program pelatihan dua pejabat Aceh ke Jepang dapat saling berbagi pengalaman tentang rekonstruksi
Ia juga berharap, dari program pelatihan dua pejabat Aceh ke Jepang dapat saling berbagi pengalaman tentang rekonstruksi dan nanti akan disebar secara global ke wilayah dan negara lain yang juga rentan bencana alam. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan simposium yang dibuka Wali Kota Banda Aceh, Ir Mawardy Nurdin MEngSc.
Dua pejabat Banda Aceh yang akan mengikuti pelatihan di Jepang selama setahun (10 Maret 2013-20 Februari 2014) yaitu Kasubbid Dokumentasi Hukum, dan Informasi Biro Hukum Sekdako, Hafriza dan Staf Administrasi Divisi Pembangunan, Yuli Martunis.
Hafriza kepada Serambi mengatakan ia sudah melakukan berbagai persiapan yang dibutuhkan selama mengikuti pelatihan di Jepang. Di antaranya, mempelajari sosial budaya, bahasa, dan data-data tentang rehab rekons di Aceh.(m)