Jumat, 5 Juni 2026

Jepang-Banda Aceh Berbagi Pengalaman Rekonstruksi

Ia juga berharap, dari program pelatihan dua pejabat Aceh ke Jepang dapat saling berbagi pengalaman tentang rekonstruksi

Tayang:
Editor: hasyim
BANDA ACEH - Pemerintah Jepang melalui Higashimatsushima Organization for Progress and E (Economy, Education, Energy) atau HOPE yang difasilitasi Japan International Cooperation Agency (JICA) melaksanakan program pelatihan bagi dua pejabat kota Banda Aceh di Kota Higashi-Matsushima, Jepang. Dalam konferensi pers di Balai Kota Banda Aceh, Kamis (7/3) Direktur Utama Program HOPE, Shinji Sato mengatakan melalui kedua peserta pelatihan tersebut diharapkandapat mewujudkan rekonstruksi yang saling menguntungkan antardua kota yang pernah mengalami tsunami itu.

Ia juga berharap, dari program pelatihan dua pejabat Aceh ke Jepang dapat saling berbagi pengalaman tentang rekonstruksi dan nanti akan disebar secara global ke wilayah dan negara lain yang juga rentan bencana alam. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan simposium yang dibuka Wali Kota Banda Aceh, Ir Mawardy Nurdin MEngSc.

Dua pejabat Banda Aceh yang akan mengikuti pelatihan di Jepang selama setahun (10 Maret 2013-20 Februari 2014) yaitu Kasubbid Dokumentasi Hukum, dan Informasi Biro Hukum Sekdako, Hafriza dan Staf Administrasi Divisi Pembangunan, Yuli Martunis.

Hafriza kepada Serambi mengatakan ia sudah melakukan berbagai persiapan yang dibutuhkan selama mengikuti pelatihan di Jepang. Di antaranya, mempelajari sosial budaya, bahasa, dan data-data tentang rehab rekons di Aceh.(m)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved