A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Mantan Keuchik Pertanyakan Dana Jamsostek - Serambi Indonesia
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 19 April 2014
Serambi Indonesia

Mantan Keuchik Pertanyakan Dana Jamsostek

Sabtu, 9 Maret 2013 13:19 WIB
BIREUEN - Mantan keuchik di Bireuen mempertanyakan kapan dana Tunjangan Hari Tua (THT) dari Jamsostek untuk mereka disalurkan. Pasalnya, hingga kini dana tersebut belum cair. Biasanya, dana itu dibayar kepada mantan kecuhik paling lambat enam bulan setelah terpilihnya keuchik baru.

Pengurus Asosiasi Keuchik Aceh (AKA), Hasnawi Ahmad kepada Serambi, Jumat (8/3) mengatakan, belasan keuchik melalui pengurus AKA mempertanyakan hak mereka yang belum dibayarkan Pemkab Bireuen.

“Jadi, kami harap Pemkab harus segera melunasi hak mereka yang nilainya berkisar dua sampai tiga juta rupiah per orang,” harap Hasnawi.  Di Kecamatan Peulimbang, sebutnya, mantan keuchik belum menerima tunjangan itu di antaranya Usman (Paloh Pupu), M Yusuf (Seuneubok Punti), M Yasin (Seuneubok Seumawe). Selain itu, lanjut Hasnawi, di Kecamatan Pandrah seperti Rustam (Kuta Rusep), Ahmad Umar (Gampong Blang), Abdul Gani (Pandrah Janeng), dan Muhammad Nasir (Meunasah Teungoh).

Kabag Mukim dan Gampong melalui Kasie Pendapatan dan Kekayaan Setdakab Bireuen, Adnan Muhammad, kemarin mengatakan, hak mantan keuchik itu sedang dalam proses dan akan segera dibayar. “Kami baru kemarin pulang dari Kantor Jamsostek di Lhokseumawe, mereka akan ke Bireuen dalam waktu dekat untuk menandatangani MoU, mendata, dan membayar THT untuk mantan keuchik,” katanya.

Karena itu, ia berharap mantan perangkat desa dan imam mukim untuk bersabar sementara waktu, karena hak mereka akan dilunasi paling lambat awal April mendatang. “Mereka yang belum menerima THT adalah mantan keuchik yang masa tugasnya berakhir tahun 2012. Sedangkan yang sebelumnya sudah lunas semua,” pungkasnya.(yus)
Editor: hasyim
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
163224 articles 16 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas