Jumat, 28 November 2014
Serambi Indonesia

Mantan Keuchik Pertanyakan Dana Jamsostek

Sabtu, 9 Maret 2013 13:19 WIB

BIREUEN - Mantan keuchik di Bireuen mempertanyakan kapan dana Tunjangan Hari Tua (THT) dari Jamsostek untuk mereka disalurkan. Pasalnya, hingga kini dana tersebut belum cair. Biasanya, dana itu dibayar kepada mantan kecuhik paling lambat enam bulan setelah terpilihnya keuchik baru.

Pengurus Asosiasi Keuchik Aceh (AKA), Hasnawi Ahmad kepada Serambi, Jumat (8/3) mengatakan, belasan keuchik melalui pengurus AKA mempertanyakan hak mereka yang belum dibayarkan Pemkab Bireuen.

“Jadi, kami harap Pemkab harus segera melunasi hak mereka yang nilainya berkisar dua sampai tiga juta rupiah per orang,” harap Hasnawi.  Di Kecamatan Peulimbang, sebutnya, mantan keuchik belum menerima tunjangan itu di antaranya Usman (Paloh Pupu), M Yusuf (Seuneubok Punti), M Yasin (Seuneubok Seumawe). Selain itu, lanjut Hasnawi, di Kecamatan Pandrah seperti Rustam (Kuta Rusep), Ahmad Umar (Gampong Blang), Abdul Gani (Pandrah Janeng), dan Muhammad Nasir (Meunasah Teungoh).

Kabag Mukim dan Gampong melalui Kasie Pendapatan dan Kekayaan Setdakab Bireuen, Adnan Muhammad, kemarin mengatakan, hak mantan keuchik itu sedang dalam proses dan akan segera dibayar. “Kami baru kemarin pulang dari Kantor Jamsostek di Lhokseumawe, mereka akan ke Bireuen dalam waktu dekat untuk menandatangani MoU, mendata, dan membayar THT untuk mantan keuchik,” katanya.

Karena itu, ia berharap mantan perangkat desa dan imam mukim untuk bersabar sementara waktu, karena hak mereka akan dilunasi paling lambat awal April mendatang. “Mereka yang belum menerima THT adalah mantan keuchik yang masa tugasnya berakhir tahun 2012. Sedangkan yang sebelumnya sudah lunas semua,” pungkasnya.(yus)
Editor: hasyim

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas