Rabu, 10 Juni 2026

Air PDAM Macet Total

Suplai air bersih dari PDAM Tirta Mon Pase Aceh Utara kepada 7.000-an pelanggan di Kota Lhokseumawe, Senin (25/3) macet

Tayang:
Editor: bakri
* 7.000-an Pelanggan Kecewa  

LHOKSEUMAWE - Suplai air bersih dari PDAM Tirta Mon Pase Aceh Utara kepada 7.000-an pelanggan di Kota Lhokseumawe, Senin (25/3) macet total. Hal tersebut membuat warga kecewa. Macetnya suplai air itu terjadi karena PLN memutuskan aliran listrik ke empat pompa PDAM.

Langkah itu diambil PLN karena perusahaan milik Pemkab Aceh Utara tersebut menunggak biaya rekening listrik tiga bulan, Januari-Maret 2013 sebesar Rp 230 juta.

“Hari Minggu, di rumah saya air sempat naik, tapi kecil. Sedangkan hari ini (kemarin-red) air sudah terhenti total. Harusnya, kedua perusahaan pemerintah itu bisa saling cari solusi. Karena imbas dari pemutusan listrik tetap ke masyarakat,” jelas Asrizal (32), Warga Simpang IV Lhokseumawe.

Ungkapan kekecewaan yang sama juga diutarakan Armia (38), warga Meunasah Mesjid, Cunda, Lhokseumawe. Ia sangat kecewa karena air ke rumahnya sudah terhenti total sejak dua hari lalu. “Jadi kami harap segera dicari solusi agar suplai air ke rumah kami lancar kembali,” harap Armia.      

Direktur PDAM Torta Mon Pase, Zulfikar Rasyid, mengakui sejak Senin (25/3) pagi suplai air ke pelanggan di Lhokseumawe sudah terhenti total akibat pemutusan aliran listrik oleh PLN. Menindaklanjuti hal tersebut, menurut Zulfikar, tadi siang (kemarin-red) pihaknya sudah menyurati PLN Aceh untuk meminta keringanan agar masyarakat tidak terus menerus menjadi korban.

“Sekarang kami sedang mengumpulkan uang dan paling lambat akhir April mendatang tunggakan itu akan kami bayar. Dalam surat tersebut juga kami jelaskan, sekarang biaya listrik PDAM tidak lagi diplot dalam APBK, tapi dari setoran pelanggan yang saat ini sedang kita kumpulkan,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, PLN Rayon Lhokseumawe, Sabtu (23/3) memutuskan aliran listrik ke sejumlah aset PDAM Tirta Mon Pase. Penyebabnya, PDAM itu menunggak biaya rekening listrik selama tiga bulan sebesar Rp 230 juta. Eksesnya, distribusi air kepada 7.000-an pelanggan di Lhokseumawe sejak Sabtu hingga Minggu (24/3) terganggu.(bah)

Bayar Dulu Tunggakannya
SEBELUM kita lakukan pemutusan, sudah berulang kali kita surati PDAM Tirta Mon Pase agar segera melunasi tunggakan rekeningnya. Namun, tetap tidak dibayar. Jadi, sekarang kita tetap pada prinsip semula yaitu bila tunggakan tersebut dibayar, baru kita sambung kembali aliran listriknya. Soal PDAM mengirim surat ke PLN Aceh, silakan saja.
* Kamaddin, Manajer PLN Rayon Lhokseumawe.(bah)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved