April, PLTU Nagan Beroperasi
General Manager (GM) PT PLN Wilayah Aceh, Ir Sulaiman Daud mengatakan, pada April ini satu dari dua pembangkit di Perusahaan
BANDA ACEH - General Manager (GM) PT PLN Wilayah Aceh, Ir Sulaiman Daud mengatakan, pada April ini satu dari dua pembangkit di Perusahaan Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan Raya akan beroperasi dan memasok arus listrik sebesar 110 Megawatt (MW). Dengan demikian, gangguan listrik yang belakangan ini juga terjadi di wilayah Aceh Jaya, Aceh Barat, hingga Nagan Raya akan berangsur normal.
Ia tambahkan, pasokan arus listrik baru akan benar-benar normal apabila pembangkit-pembangkit besar seperti di Pangkalan Susu (Sumut) dan PLTU Nagan Raya, berfungsi penuh sebagaimana direncanakan. “Salah satu pembangkit di PLTU Nagan mulai berfungsi normal pada April, sedangkan yang satu lagi pada Agustus tahun ini. Sekarang, pembangkit yang dayanya 2 x 110 Megawatt itu sedang dalam fase commissioning,” ujarnya menjawab Serambi per telepon, Minggu (31/3) sore.
Saat berfungsi penuh nantinya, PLTU Nagan tersebut akan mampu menyuplai tambahan arus listrik mulai dari Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya sendiri, sampai Aceh Barat Daya.
Namun, pembangkit di Pangkalan Susu yang akan menambah daya dari Aceh Tamiang hingga Banda Aceh, berfungsinya masih agak lama, karena kini sedang dalam fase konstruksi. Paling cepat pada tahun 2014 baru berfungsi dan diharapkan ikut mengatrol kuantitas dan kontinuitas suplai arus listrik ke sebagian wilayah Aceh.
Sulaiman Daud menyebutkan, ketersediaan arus listrik di pembangkit Belawan saat ini pas-pasan. Jadi, begitu terjadi gangguan, sistemnya langsung black out. Sekarang, kondisi inilah yang sedang diatasi, antara lain, dengan menambah pembangkit berskala besar di Pangkalan Susu, mengoperasikan PLTU Nagan Raya, dan menambah sejumlah gardu induk di Banda Aceh dan sekitarnya.
Menurut Sulaiman Daud, pemadaman listrik itu bisa disebabkan gangguan di luar perencanaan (misalnya faktor bencana alam), gangguan yang direncanakan (untuk pemeliharaan, biasanya hari Sabtu dan Minggu), di samping karena dayanya memang defisit (kurang). “Nah di Aceh, ketiga faktor ini ada. Tapi kekurangan daya akan kita tambah bertahap. Salah satunya dengan memfungsikan satu pembangkit di PLTU Nagan Raya pada bulan depan,” ujarnya. Ia juga mengimbau para pelanggan listrik di Aceh untuk bersabar, karena gangguan listrik dari pembangkit di Belawan, Sumatera Utara, kini sedang dibenahi. (dik)