• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Serambi Indonesia

Angin Mirip Tornado Panikkan Warga Meulaboh

Selasa, 2 April 2013 10:23 WIB
Angin Mirip Tornado Panikkan Warga Meulaboh
SERAMBI/DEDI ISKANDAR
Gumpalan angin sejenis puting beliung atau tornado dari arah ruas Jalan Beringin Jaya, Desa Seuneubok, Meulaboh, Aceh Barat, Senin (1/4) sore. Warga sempat panik dan sempat lari.
MEULABOH - Sebuah gumpalan angin meninggi ke langit diselimuti awan hitam yang mirip angin tornado atau puting beliung, Senin (1/4) sekitar pukul 17.30 WIB terjadi di pesisir pantai Suak Ribee, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, menyebabkan masyarakat setempat ketakutan dan sebagian terpaksa melarikan diri.

Gumpalan angin yang memanjang dari bawah ke atas diselimuti awan hitam pekat yang terlihat hingga radius 1-2 kilometer di atas langit Meulaboh itu membuat masyarakat khawatir. Karena fenomena alam seperti itu selama ini tidak pernah terjadi.

Bahkan para pengadara yang sedang berada di jalan raya terpaksa menghentikan kendaraannya untuk menyaksikan peristiwa langka tersebut sambil bertanya-tanya apakah menimbulkan bahaya ataupun tidak. Sementara warga yang lain yang sebelumnya berada di dalam rumah, juga keluar guna menyaksikan pemandangan aneh tersebut.

Beberapa warga yang tinggal di kawasan pesisir juga sempat panik dan melarikan diri ke arah Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, guna menyelamatkan diri di rumah sanak saudaranya karena khawatir dampak angin yang ditimbulkan itu akan menyebabkan terjadinya pasang air laut. Apalagi daerah itu pernah diterjang tsunami dahsyat sekiatr delapan tahun silam.

Wartawan Serambi yang kebetulan sedang berada di jalan raya juga sempat melihat fenomena alam ini dan sempat mengabadikan beberapa gambar sebelum akhirnya juga harus menyelamatkan diri, karena khawatir hal-hal yang tidak diinginkan.

Beberapa warga lainnya juga sempat merekam dan mengabadikan fenomena alam tersebut menggunakan kamera Hanphone atau video. Karena peristiwa itu sangat jarang terjadi.

Setelah bertahan beberapa menit di langit, angin mirip tornado yang disertai awan hitam itu secara perlahan menghilang ke arah barat laut. Belakangan sebagian besar wilayah Meulaboh, diguyur hujan disertai angin kencang serta gemuruh petir. Hujan yang turun sejak pukul 17.50 WIB itu memaksa warga bertahan di dalam rumah sambil berdoa supaya tidak terjadinya hal-hal yang tak diinginkan.

Hingga tadi malam, warga Meulaboh masih bertahan di rumah masing-masing dengan perasaan cemas dan khawatir. “Memang banyak warga yang takut, namun setelah menghilang, warga kembali tenang dan kembali ke rumah,” kata Romi Saputra Jaya, Keuchik Gampong Pasir, Meulaboh.(edi)

Belum ada laporan kerusakan

SECARA terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat, Teuku Nofrizal yang dihubungi Serambi secara terpisah tadi malam via ponselnya mengaku fenomena angin mirip tornado atau puting beliung yang terjadi di pantai Suak Ribee, Meulaboh, itu sampai sekarang belum ada laporan kerusakan.

“Saya sudah minta petugas melakukan pendataan, namun sampai sekarang belum ada kerusakan atau menimbulkan korban jiwa,” katanya yang mengaku sedang berada di Banda Aceh.

Meski demikian, ia berharap kepada masyarakat khususnya warga yang tinggal di kawasan pesisir supaya tetap waspada terhadap kemungkinan angin seperti itu yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu tanpa diketahui. Apalagi pihak BMKG telah menginformasikan kepada masyarakat bahwa Aceh saat ini berada dalam situasi cuaca ekstrem.(edi)
Editor: bakri
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas