A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Parpol Komit Penuhi Kuota Perempuan - Serambi Indonesia
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 2 Agustus 2014
Serambi Indonesia

Parpol Komit Penuhi Kuota Perempuan

Jumat, 12 April 2013 10:14 WIB
BANDA ACEH - Partai politik (parpol) di Aceh komit untuk memenuhi kuota 30 persen calon legislatif (caleg) perempuan pada Pemilu 2014. Caleg yang dijagokan merupakan kader partai, tokoh masyarakat, dan mewakili komunitas perempuan yang telah diseleksi awal oleh partai masing-masing sebelum namanya diusul jadi caleg.

Juru Bicara Dewan Pimpinan Pusat Partai Nasional Aceh (DPP PNA), Thamren Ananda mengatakan kepada Serambi, Kamis (11/4), partainya mampu memenuhi 30 persen caleg perempuan, sebagaimana amaran Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 7 Tahun 2013 tentang Pencalonan Anggota DPR/DPRD/DPRK pada Pemilu 2014.

“Alhamdulillah, PNA dapat memenuhi kuota malah 35 sampai 40 persen keterwakilan perempuan,” ujarnya.  Bagi PNA, kata Thamren, penyaringan bakal caleg dilakukan secara selektif dan independen berdasarkan bobot kapasitas, kualitas, loyalitas, dan public speaking (kemampuan bakal caleg tersebut berbicara di depan umum).

Thamren menambahkan, para aktivis perempuan Aceh yang awalnya menyuarakan ke DPR RI untuk memberi kesempatan bagi perempuan ikut pencalegan, tapi sampai saat ini belum ada yang mencalonkan diri jadi caleg. “Tapi bagi PNA itu tidak masalah,” tukas Thamren.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Aceh, Moharriadi Syafari menebutkan, PKS mampu memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan pada Pemilu 2014. Mereka berasal dari kader partai atau tokoh masyarakat yang sudah dikenal luas di wilayahnya. “Jika kadernya belum terlalu dikenal masyarakat, maka masih ada waktu baginya setahun ini melakukan sosialisasi diri kepada masyarakat,” tambahnya.

Sejumlah pengurus parpol lainnya yang dihubungi Serambi secara terpisah menyebutkan bahwa partainya bisa memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan di setiap daerah pemilihan (dapil). Pengakuan itu datang dari Sekjen Partai Aceh Mukhlis Basyah, Ketua Dewan Pembina Partai NasDem Aceh Drs HT Pribadi, Sekretaris DPD Gerindra Ir H Maulisman Hanafiah, Wakil Ketua DPW PPP Aceh Edward M Nur, dan Ketua DPD PDI Perjuangan H Karimun Usman.

“Caleg perempuan di partai kami kali ini mencapai 42 persen, sehingga keterwakilan perempuan bukan saja sudah terpenuhi tapi bahkan melebihi dari ketentuan undang-undang,” ucap Karimun Usman.

Ketua DPD I Partai Golongan Karya (Golkar) Aceh, Drs Sulaiman Abda MSi mengatakan, partainya telah selesai menyusun daftar caleg dalam Pemilu 2014 yang akan didaftarkan ke KPU untuk calon anggota DPR RI, atau ke KIP Aceh dan KIP kabupaten/kota untuk calon anggota DPRA dan DPRK. “Kita patuhi aturan, setiap tiga orang caleg, harus ada satu caleg perempuan,” kata Sulaiman Abda.

Ia bahkan menyebutkan nama-nama caleg perempuan dari partai beringin itu. Untuk wilayah Aceh I yang tersedia jatah tujuh kursi, caleg Golkar untuk DPR RI dari kaum perempuan adalah Hj Asrida, Silsia Rosa, dan Sri Handayani.

Untuk Aceh II yang jatah kursinya enam, Golkar mencalonkan Fariawati dan Yuniati mewakili kaum Hawa.  Untuk DPRA dapil I yang meliputi Aceh Besar, Banda Aceh, dan Sabang, tersedia sebelas kursi. Golkar mencalonkan Cut Yani Mustika, Purnama Eka Putri, Zahratun Mijami, dan Sulasmi.

Untuk dapil II (Pidie & Pidie Jaya), ada sembilan kursi. Golkar mencalonkan Nurlelawati, Neliana, dan Tajma Yacob. Dapil III, Bireuen, ada tujuh kursi. Golkar mencalonkan Hj Fauziah Daud, Hj Fauziah Idris, dan Maulina Habibie.

“Sepuluh dapil yang terdapat di Aceh, kesepuluhnya kita isi dengan caleg perempuan sesuai kuota dan nomor urutnya,” ujar tim penyusun caleg Partai Golkar Aceh, M Yusuf.

Kebijakan yang sama dilakukan Partai Demokrat (PD) Aceh. Wakil Ketua I Demokrat Aceh, Tanwier Mahdi mengatakan, di antara caleg yang diusul ke DPR RI, DPRA, dan DPRK, semua ada perempuannya.

Untuk caleg DPR RI Aceh I, ada dua nama yang dicalonkan yaitu Ir Nurshanti Adnan dan Hj Era Nida, sedangkan untuk Aceh II, Naimah Hasan dan Mirnawati.

Untuk caleg DPRA dapil I, tiga perempuan dicalonkan, yaitu Lela Kesuma, Cut Eliza Rosa, dan Hj Laila Sari. Di dapil III, dicalonkan Elfina Ibrahim dan Sri Wahyuni. Di dapil V, Nurbaiti M Basyah, Kuzaimah, dan Nur Anisa. Di dapil VI, Husna dan Rosmawani, di dapil VII Hj Azhar Nita, di dapil VIII Lindawati, dapil IX Lida, dan dapil X, Cut Raihani, Pocut Putri Muliza, dan Cut Amelia Putri.  “Pendeknya seluruh dapil ada keterwakilan kaum perempuannya. Penempatan nomor urutnya sesuai dengan ketentuan UU Pemilu yang baru,” ujar Tanwier. (m/her)
Editor: bakri
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas