• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Serambi Indonesia

Tuha Peut Aceh Timur tak Bergaji

Sabtu, 13 April 2013 11:50 WIB
IDI - Para ketua dan anggota Tuha Peut Gampong (TPG) di Kabupaten Aceh Timur selama ini tidak bergaji maupun jerih apapun seperti halnya keuchik. Akibatnya, jabatan TPG dalam suatu desa tidak bertahan lama. Padahal, fungsi mereka cukup penting untuk mengawasi jalannya pemerintahan desa, dan menjalankan fungsi-fungsi legislasi lainnya. Hal tersebut disampaikan Ketua Forum Komunikasi Keuchik (FKG) Kecamatan Sungai Raya, Usman Muhammad, kepada Serambi, Jumat (12/4)

“Kami akui pihak Pemkab untuk saat ini telah melakukan pencairan honor perangkat desa, meskipun belum ada perubahan, yakni Kepala Desa (Keuchik) diberikan jerih Rp 750 ribu, Sekretaris Desa (Sekdes) Rp 380 ribu, Kepala Dusun (kadus) maupun Kepala Urusan (Kaur), masing-masing Rp 257 ribu. Sedangkan untuk TPG tidak ada,” jelasnya.

Menurutnya, pihaknya sudah sering menyampaikan usulan dan aspirasi tersebut pada pihak Pemkab setempat. Namun, belum ada realisasinya. Hal ini juga berakibat jabatan ketua TPG pada tiap-tiap desa di Aceh Timur tidak bertahan lama.

“Kami berharap adanya perhatian dari Pemkab Aceh Timur untuk menganggarkan jerih bagi Tuha Peut, demi terciptanya pelayanan maksimal bagi masyarakat di tingkat gampong,” harapnya.(na)

Diberikan Biaya Operasional

SKRETARIS Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Timur, Bahrumsyah yang dihubungi via telepon membenarkan bahwa Tuha Peut Gampong (TPG) tidak memiliki honor. Meski demikian, untuk para TPG tersebut diberikan biaya operasional sebesar Rp 1,5 juta per tahun.

“Mereka tidak diberi honor, namun hanya ada biaya operasional sebesar Rp 1,5 juta untuk tiap tahunnya,” pungkasnya, tanpa menjelaskan lebih lanjut cukup atau tidaknya biaya operasional tersebut untuk pelaksanaan tugas-tugas Tuha Peut.(na)
Editor: hasyim
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
177043 articles 16 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas