Selasa, 9 Juni 2026

‘Pasar Aceh’ di Senayan Berakhir

Ajang pameran industri kerajinan dan pentas seni budaya Aceh ‘Pasar Aceh 2013’ yang berlangsung di Kompleks Gelora Bung Karno

Tayang:
Editor: bakri
JAKARTA - Ajang pameran industri kerajinan dan pentas seni budaya Aceh ‘Pasar Aceh 2013’ yang berlangsung di Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (14/4) kemarin, berakhir. Pagelaran itu telah dimulai sejak Jumat (12/4).

Saat membuka ‘Pasar Aceh 2013’, Sekda Aceh T Setia Budi, memberi jaminan bahwa Aceh adalah daerah yang sangat aman dan nyaman dikunjungi. Aceh menyediakan pilihan menarik sebagai daerah tujuan wisata.

“Dulu memang Aceh daerah konflik dan daerah bencana. Sekarang  beda. Aceh saat ini daerah aman dan daerah seni budaya,” katanya.

‘Pasar Aceh’ merupakan ajang pameran industri kerajinan dan pentas seni budaya, yang berlangsung 12-14 April. Diikuti seluruh kabupaten/kota di Aceh, kecuali Aceh Tengah dan Kabupaten Pidie. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menunjang kegiatan tahun kunjungan wisata Aceh.

Sekda mengatakan, Aceh menyimpan potensi alam dan seni budaya. “Tiap minggu kesenian Aceh di panggungkan,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata Aceh Drs Adami Umar, M.Pd. Menyebutkan ‘Pasar Aceh’ merupakan event penting untuk mempopulerkan Aceh di tingkat nasional dan internasional. “Datanglah sekarang ke Aceh, niscaya Anda akan segera menikmati kenyamanan dan keamanan,” ajak Adami Umar.

Anggota Komisi X DPR RI Muslim, SH memuji pelaksanaan kegiatan ‘Pasar Aceh’ tersebut. “Dengan cara begini masyarakat Jakarta akan memperoleh gambaran nyata mengenai keberagaman budaya Aceh,” kata Muslim.

Dalam kesempatan itu juga diluncurkan ‘Institut Saman’ sebuah lembaga yang dikhususkan untuk memberi kajian tentang Saman. Institut Saman dimotori oleh Jemarin, anggota DPRA yang berasal dari Gayo Lues.(fik)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved