• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 18 September 2014
Serambi Indonesia

KIP Abdya Lantik Anggota PPK dan PPS

Selasa, 16 April 2013 13:58 WIB
* Pelantikan PPK juga Berlangsung di Gayo Lues

BLANGPDIE - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Barat Daya melantik 45 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan 396 Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), di Arena Motel Blangpidie, Senin (15/4). Prosesi pelantikan anggota PPK juga berlangsung di Kabupaten Gayo Lues.

Ketua KIP Abdya, Nazli Hasan SAg, dalam sambutannya mengatakan, PPK dan PPS merupakan perpanjangan tangan dari KIP yang akan melaksanakan kebijakan-kebijakan organisasi ditingkat kecamatan dan melaksanakan koordinator dengan PPS sebagai implementator di tingkat gampong. “Keberhasilan penyelenggaraan pemilu sangat tergantung pada persiapan dan perencanaan yang baik,” katanya.

Dikatakan, ada enam aspek yang harus ditingkatkan untuk menjadikan pemilu 2014 sebagai pemilu yang berkualitas, antara lain, pemutakhiran data pemilih, penyelesaian sengketa, sosialiasi, penghitungan suara, serta integritas dan kapasitas penyelenggara pemilu. Ini adalah sebagian dari tugas berat  KIP Abdya yang harus dipikul dan diseleesaikan bersama secepatnya dan sebaik mungkin.

Di Gayo Lues, jumlah anggota PPK yang dilantik di Aula SKB Kecamatan Blangkejeren, Senin (15/4) sebanyak 55 orang. Pelantikan yang dipimpin Ketua KIP Gayo Lues Alvin Anhar, dihadiri oleh Bupati Galus Ibnu Hasim, Ketua DPRK H Ali Husin, Kajari Blangkejeren Muhammad Husein A, Wakapolres Kompol Trisna Safari Y, Kasdim 0113/Galus  Mayor T Said Hadi, dan para camat se-Kabupaten Galus, serta para komisioner KIP setempat.

Bupati Galus Ibnu Hasim dalam kesempatan itu juga menyampaikan arahan kepada camat, terkait rusaknya alat perekaman e-KTP di beberapa kecamatan, seperti di Blangkejeren, Blangpegayon, Kutapanjang, Rikit Gaib, dan  Dabun Gelang. Jika e-KTP menjadi salah satu persyaratan untuk ikut pemilihan, maka camat diminta harus melakukan pendataan ulang dan perekaman e-KTP ke Dikdukcapil.

“Ada kesan di tengah-tengah masyarakat yang beranggapan KTP tersebut tidak penting. Padahal KTP merupakan dokumen yang menjadi syarat dalam segala urusan kenegaraan, sehingga saat dibutuhkan yang belum memiliki KTP menjadi sibuk,” terang Bupati Galus.(az/c40)
Editor: bakri
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
178913 articles 16 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas